TRIBUN-TIMUR.COM - Teknologi Honda E-Clutch menjadi salah satu daya tarik utama pada New Honda NX500.
Fitur ini dirancang untuk membuat pengoperasian motor lebih praktis.
Terutama ketika pengendara harus menghadapi lalu lintas padat atau melakukan perjalanan jarak jauh.
New NX500 merupakan big bike adventure touring Honda yang mengusung konsep Daily Crossover.
Motor ini memadukan karakter adventure dengan desain modern serta berbagai teknologi yang mendukung kenyamanan berkendara, salah satunya Honda E-Clutch.
PT Astra Honda Motor (AHM) memasarkan secara perdana New Honda NX500 sebagai big bike adventure touring Honda terbaru di Indonesia pada akhir Juli 2026.
Lantas, bagaimana sebenarnya cara kerja teknologi E-Clutch pada New NX500?
Baca juga: Cara Tukar Tambah Motor Honda Lewat Motorku X, Praktis Tanpa Harus ke Diler
Executive Vice President Director AHM, Thomas Wijaya mengatakan Honda NX500 menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih praktis melalui teknologi Honda E-Clutch.
Inovasi terbaru Honda ini mengotomatisasi pengoperasian kopling saat melakukan start, perpindahan gigi, maupun berhenti.
Sistem kontrol elektronik bekerja secara presisi untuk mengatur kerja kopling.
"Sehingga pengendara dapat lebih fokus menikmati perjalanan, terutama saat menghadapi kondisi lalu lintas padat," kata Thomas dalam keterangannya dikutip Tribun-Timur.com, Jumat (14/8/2026).
Secara sederhana, Honda E-Clutch merupakan sistem yang mengatur kerja kopling secara elektronik.
Ketika motor dinyalakan, fitur E-Clutch secara default langsung aktif.
Pengendara pun tidak perlu menarik tuas kopling secara manual saat akan mulai berkendara.
Setelah mesin hidup, pengendara cukup memasukkan gigi transmisi menggunakan tuas persneling, kemudian memutar gas.
Sistem E-Clutch akan mengatur kerja kopling sehingga tenaga mesin dapat tersalurkan dengan halus ke roda.
Cara ini membuat pengendara bisa lebih fokus mengendalikan motor tanpa harus terus-menerus mengatur tuas kopling.
Kemudahan yang sama terasa ketika melakukan perpindahan gigi.
Pengendara cukup menginjak atau mencongkel tuas transmisi untuk menaikkan maupun menurunkan gigi.
Sistem E-Clutch akan menyesuaikan kerja kopling secara elektronik sehingga perpindahan gigi dapat berlangsung lebih praktis.
Fitur ini tentu terasa membantu ketika motor digunakan dalam kondisi lalu lintas yang sering mengharuskan pengendara berpindah gigi, seperti saat berkendara di perkotaan.
Salah satu keuntungan E-Clutch paling terasa ketika menghadapi kemacetan.
Pengendara tidak perlu berulang kali menarik dan melepas tuas kopling ketika motor harus berhenti dan kembali berjalan.
Sistem elektronik akan mengatur kopling sesuai kondisi berkendara.
Dengan begitu, aktivitas stop and go di tengah kemacetan bisa terasa lebih ringan dan tidak terlalu melelahkan.
Meski menawarkan pengoperasian otomatis, Honda E-Clutch tidak menghilangkan kontrol manual sepenuhnya.
Pengendara tetap dapat menarik tuas kopling ketika membutuhkan kontrol lebih sesuai situasi berkendara.
Pengoperasian secara manual ini juga tidak membuat sistem E-Clutch terganggu.
Setelah tuas kopling dilepas, sistem kembali menjalankan fungsi otomatisnya.
Fleksibilitas tersebut membuat pengendara bisa memilih cara berkendara sesuai kebutuhan.
(Tribun-Timur.com/Hasriyani Latif)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.