Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu, dr. Adrianus Antonius Berkanis Abi mengatakan, keluhan pasien penyakit pencernaan pada musim kemarau tahun ini mendominasi kunjungan di RSUD Kefamenanu. Hal ini berbeda dengan fenomena keluhan pasien pada musim hujan.
Ia menjelaskan, hal ini berbeda dengan musim kemarau pada tahun-tahun sebelumnya. Mayoritas keluhan masyarakat pada musim kemarau tahun-tahun sebelumnya didominasi oleh penyakit diare.
"Musim kemarau tahun ini, lebih banyak keluhan pencernaan," ungkapnya, Kamis, 13 Agustus 2026.
Baca juga: Pemkab TTU Bakal Tertibkan Lahan Kilometer 9 Kefamenanu dalam Waktu Dekat
Selain gangguan pencernaan pada pasien rawat jalan, mayoritas pasien rawat inap terdiagnosa penyakit gula darah. Dat tersebut, berdasarkan catat rekam medik di RSUD Kefamenanu.
Adrianus menyebut, pasien dengan keluhan gula darah mendominasi kunjungan rawat inap di RSUD Kefamenanu. Cakupan data tersebut juga menegaskan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Pada umumnya, pasien gula darah tersebut biasanya didiagnosa saat antusias melakukan pemeriksaan kesehatan. Kesadaran baik ini menjadi catatan positif kepedulian masyarakat terhadap kesehatan.
Dengan demikian, masyarakat bisa melakukan deteksi dini terhadap kesehatan maupun penyakit yang mereka derita. Langkah preventif ini baik untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, kata Adrianus, menurunnya jumlah kasus diare menggambarkan tingkat kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan. Masyarakat diminta mengonsumsi air bersih yang cukup.
Pada musim kemarau tahun-tahun sebelumnya, kasus diare menjadi persoalan serius dan mendominasi keluhan pasien. Kendati jumlah kasus diare menurun, masyarakat diimbau tetap menjaga perilaku hidup sehat.
Pasalnya, pada musim kemarau, debit air bersih menurun. Hal ini merupakan fenomena yang bisa menjadi salah satu penyebab utama penyakit diare terjadi.
Masyarakat diminta memastikan ketersediaan air bersih dengan mencukupi kebutuhan sehari-hari. Pola makan dan pola hidup juga wajib diperhatikan setiap hari.
Masyarakat diharapkan menerapkan perilaku hidup sehat. Selain itu, mereka juga diimbau untuk tidak mengonsumsi minuman beralkohol.
"Karena bisa beresiko atau berpotensi mengganggu kesehatan," pungkasnya. (bbr)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.