Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti 


POS-KUPANG.COM, BA'A -Mengantisipasi potensi penyalahgunaan senjata api (senpi) dinas di lapangan, sebanyak 131 personel Polres Rote Ndao bersama anggota Brimob Kompi III Batalyon A Pelopor Polda NTT diwajibkan mengikuti tes psikologi pemegang senpi di SMKN 1 Lobalain, Desa Holoama, Kamis (13/8/2026).

​Seleksi ini digelar oleh Biro SDM Polda NTT sebagai syarat mutlak untuk menguji ketahanan mental, stabilitas emosi hingga kemampuan pengendalian diri personel di bawah tekanan tugas.

Kapolres Rote Ndao AKBP Henry Eko Irawan melalui Plh. Kabag SDM AKP Frits O Matly, mengemukakan bahwa kepemilikan senpi dinas bukan sekadar fasilitas, melainkan tanggung jawab besar yang menuntut kontrol kepribadian yang matang.

Baca juga: Ancam TPP ASN, Pemkab Rote Ndao Terapkan Absensi Digital DHO Mulai 12 Agustus

​"Kami sangat selektif dalam memberikan izin penggunaan senjata api dinas. Prinsip kehati-hatian, keselamatan, dan rasa tanggung jawab tetap menjadi yang utama demi menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat," tegas AKP Frits.

​Ia menjelaskan, pengujian yang dipimpin oleh Tim Bagian Psikologi Biro SDM Polda NTT di bawah pimpinan Kompol Dwi Chrismawan ini menyasar jajaran fungsi operasional yang bersentuhan langsung dengan potensi konflik di lapangan, seperti Samapta, Reskrim, Intelkam serta personel Brimob BKO Rote Ndao.

​Tidak sekadar tes formalitas, penilaian meliputi kemampuan mengambil keputusan cepat hingga tes kepribadian ketat. Bahkan, seluruh peserta dilarang keras membawa ponsel selama ujian berlangsung demi menjaga objektivitas hasil.

​Dijelaskan lebih lanjut, hasil dari ujian psikologi ini nantinya akan menjadi penentu utama apakah izin pinjam pakai senpi seorang anggota dapat diterbitkan, diperpanjang atau justru ditarik kembali. 

Bagi anggota yang masa berlaku izinnya telah habis, tidak ada pengecualian dan wajib mengulang seluruh tahapan tes dari awal.

​"Ini merupakan bentuk komitmen pengawasan internal Polres Rote Ndao guna memastikan setiap personel yang memegang senpi benar-benar profesional, terukur dan tidak menjadi ancaman bagi keselamatan masyarakat," ucap AKBP Frits. (rio)

 

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.