TRIBUNGAYO.COM, TAKENGON – Di tengah kepanikan akibat kebakaran hebat yang melanda Pasar Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (9/8/2026), muncul aksi heroik seorang warga yang rela mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan dua kakak beradik.

Warga tersebut adalah Zulfikar Ariga (30), atau yang akrab disapa Aman Kevin. Ia membantu mengevakuasi Kalika Nevertiti (22) dan adiknya, Muhammad Ibrahim Raisi (2), yang terjebak di lantai dua sebuah bangunan yang dilalap api.

Kedua korban kemudian berhasil dievakuasi warga dan dilarikan ke RSUD Datu Beru Takengon untuk mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa dramatis itu bermula ketika Zulfikar mendengar teriakan warga dari luar rumahnya.

Baca juga: SAKSI KATA: Aksi Heroik Ismawati Selamatkan Balita dari Kobaran Api di Jagong Jeget Aceh Tengah

Saat keluar, ia melihat api sudah membesar dari lantai satu bangunan sewaan. Sementara itu, Kalika dan adiknya terjebak di bagian atas bangunan dan tidak memiliki jalan keluar.

Melihat kondisi semakin berbahaya, Zulfikar langsung mengambil posisi di bawah bangunan.

Ia kemudian meminta Kalika melemparkan adiknya ke bawah agar dapat ditangkap.

Kalika sempat ragu karena khawatir balita tersebut tidak tertangkap. Namun, Zulfikar terus meyakinkannya.

“Kakaknya sempat ragu-ragu takut adiknya tidak tertangkap. Tapi saya yakinkan, enggak apa-apa, lempar saja. Alhamdulillah, si balita berhasil saya tangkap,” kata Zulfikar kepada TribunGayo.com, Senin (10/8/2026).

Balita tersebut akhirnya berhasil diselamatkan. Namun, ia mengalami luka melepuh pada bagian pipi dan tangan akibat paparan panas.

Baca juga: 243 Jiwa Terdampak dalam Kebakaran Pasar Jagong Jeget Aceh Tengah

Sang Kakak Terjatuh ke Selokan

Setelah berhasil menangkap sang balita, Zulfikar kembali bersiap membantu Kalika.

Namun, sebelum sempat ditangkap, Kalika sudah lebih dahulu melompat dari lantai atas. Ia terjatuh ke dalam selokan dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri.

Zulfikar bersama warga kemudian langsung mengevakuasi Kalika ke tempat yang lebih aman.

“Kalau kakaknya itu sudah terlanjur melompat dan jatuh ke dalam parit. Saat itu dia sudah dalam kondisi pingsan. Karena itu saya bersama Pak Darsan dan seorang pedagang molen langsung menggotong korban ke rumah tetangga, lalu dilarikan ke rumah sakit,” ungkap Zulfikar.

Kedua korban selanjutnya mendapatkan perawatan di RSUD Datu Beru Takengon.

Baca juga: 96 Bangunan Ludes dalam Kebakaran di Pasar Jagong Jeget Aceh Tengah, Dua Warga Luka Bakar

Rumah Zulfikar Ikut Dilalap Api

Aksi penyelamatan tersebut ternyata harus dibayar mahal oleh Zulfikar.

Rumahnya yang hanya berjarak sekitar lima meter dari lokasi korban ikut dilalap api.

Kobaran api dengan cepat merambat akibat bangunan yang didominasi material kayu serta hembusan angin kencang.

Baca juga: Pemkab Aceh Tengah Salurkan Bantuan Korban Puting Beliung dan Kebakaran

Zulfikar mengaku tidak sempat menyelamatkan harta benda miliknya. Dalam situasi panik, ia hanya fokus membawa istri dan kedua anaknya keluar dari rumah.

“Barang-barang sudah tidak bisa diselamatkan lagi karena api sangat besar dan situasi panik. Yang penting anak dan istri saya selamat,” ujarnya.

Kebakaran tersebut akhirnya menghanguskan sedikitnya 96 unit bangunan, rumah, dan kios di kawasan Pasar Jagong Jeget.

Di tengah musibah yang menyebabkan puluhan warga kehilangan tempat tinggal, keberanian Zulfikar menjadi salah satu kisah kemanusiaan yang mewarnai peristiwa kebakaran tersebut.

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.