SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Impian Ignatius Hideko Kenzhie untuk tampil di DBL Arena akhirnya terwujud.
Pemain SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo itu menjalani debut di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North pada Sabtu (8/8/2026).
Meski baru pertama kali tampil di panggung DBL Arena, Hideko atau yang akrab disapa Deko mampu bermain dengan percaya diri. Ia terlihat lepas dan tidak menunjukkan rasa gugup sepanjang pertandingan.
Deko menyebut dukungan dari orang-orang terdekat menjadi salah satu alasan dirinya bisa tampil lebih bersemangat pada laga perdana.
“Dukungan dari tim dancer dan pastinya keluarga juga. Jadi, saya lebih semangat,” ujar Deko seusai pertandingan di DBL Arena.
Baca juga: Mimpi 9 Tahun Terwujud, Coach Fandy Bawa Smawipa ke Panggung DBL 2026
Penampilan tersebut menjadi buah dari persiapan panjang yang sudah dilakukan Deko sejak masih duduk di bangku SMP. Bahkan, ketika berada di kelas IX, ia sudah mulai mengikuti latihan bersama pemain SMA.
“Pas kelas 9, saya sudah ikut latihan bareng kakak-kakak kelas SMA. Saya ikut latihan buat tim ini dari bulan Desember,” ungkapnya.
Kerja keras Deko pun langsung terlihat pada laga debutnya. Bermain selama 29 menit, pemain bernomor punggung 8 itu mencetak 17 poin.
Tak hanya produktif dalam mencetak angka, Deko juga menyumbangkan tiga rebound, enam steal, dan dua block. Catatan tersebut membuat debutnya menjadi salah satu penampilan positif bagi SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo.
Menariknya, Deko mengaku tidak memiliki target khusus soal jumlah poin sebelum pertandingan. Ia hanya ingin bermain sebaik mungkin dan memberikan penampilan terbaik.
“Awalnya enggak expect bakal menyumbangkan poin sebanyak itu. Saya cuma berpikir yang penting main bagus hari ini, jangan sampai jelek,” katanya.
Keinginan Deko bermain di DBL Arena ternyata sudah muncul sejak SMP. Ketertarikannya terhadap basket bermula ketika ia diperkenalkan olahraga tersebut oleh kakak kelas.
Sebelumnya, Deko juga aktif bermain futsal. Saat duduk di kelas VII, ia bahkan menekuni basket dan futsal secara bersamaan.
“Awalnya saya dikenalin basket sama kakak kelas. Terus saya merasa ini seru, akhirnya saya main basket juga. Pas kelas 7 saya juga main futsal. Jadi main dua-duanya,” ceritanya.
Namun, perjalanan Deko di futsal kemudian terhambat cedera. Kondisi tersebut membuat sang ayah meminta Deko memilih antara futsal dan basket.
Baca juga: Kisah Bima Sixteen: Terinspirasi Ayah dan Anime Slam Dunk Hingga Bersinar di DBL
Deko akhirnya menjatuhkan pilihan pada basket. Selain merasa nyaman bermain bersama teman-temannya, ia juga memiliki satu tujuan yang ingin dicapai sejak SMP, yakni tampil di DBL Arena.
“Pada akhirnya saya lebih pilih basket karena melihat teman-teman juga seru dan memang keinginan saya untuk main di DBL Arena,” tuturnya.
Pilihan tersebut akhirnya terbayar. Deko benar-benar bisa merasakan atmosfer pertandingan di DBL Arena sekaligus membantu SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo meraih kemenangan pada laga perdana.
SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo sukses menundukkan SMA Santo Yusup Surabaya dengan skor 32-14.
Kemenangan tersebut menjadi modal positif bagi Deko dan timnya untuk melanjutkan perjalanan di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 sendiri akan berlangsung di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi Indonesia. Kompetisi ini juga menjadi wadah pencarian student-athlete terbaik dari berbagai daerah untuk mendapatkan tiket menuju DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Selain pertandingan basket, musim ini turut menghadirkan AZA 3X3 Competition dan AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan tema “100 persen Indonesia”.
Seluruh pertandingan dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play. Sementara itu, laga final juga tersedia di YouTube Good Day ID.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.