POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap Syamsul (47), buruh harian lepas yang hilang dan diduga menjadi korban serangan buaya di perairan Kulong Kero, Desa Padang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Jumat (7/8/2026).

Memasuki hari kedua pencarian, tim memperluas area operasi untuk meningkatkan peluang menemukan keberadaan korban. Operasi diawali dengan briefing seluruh unsur gabungan pada pukul 06.00 WIB guna menentukan pembagian tugas dan strategi pencarian.

Tim kemudian dibagi menjadi dua Satuan Tugas Operasi (Search and Rescue Unit/SRU).

SRU I bertugas melakukan pemantauan dari udara menggunakan drone thermal dengan metode Parallel Search Pattern. Area yang menjadi sasaran pemantauan mencapai sekitar 421 kilometer persegi.

Sementara itu, SRU II dikerahkan secara langsung ke perairan Kulong Kero dengan menggunakan satu unit rubber boat (perahu karet). Mereka menerapkan metode Square Search Pattern untuk menyisir titik-titik krusial di kawasan perairan Kulong Kero.

Danpos SAR Wilayah Belitung, Indra Prasta menjelaskan bahwa pergerakan perahu karet pencari tidak hanya berpusat di titik awal penemuan barang korban, tetapi juga terus diarahkan menuju ke kawasan muara.

"Kami untuk lokasi menggunakan rubber boat. Kawan-kawan menyisir menuju muara," ujar Indra kepada Posbelitung.co, Jumat (7/8/2026). 

Namun, penyisiran bukan tanpa hambatan. Tim SAR gabungan harus berhadapan dengan kendala medan perairan Kulong Kero yang merupakan area bekas tambang.

Indra menyebut banyaknya titik pendangkalan di sepanjang aliran perairan Kulong Kero cukup menyulitkan manuver perahu karet petugas di lapangan.

"Kendalanya sungai ini karena bekas tambang, jadi banyak yang dangkal. Itu agak menyulitkan rubber boat untuk keluar masuk," ucapnya. 

Kondisi tersebut memaksa petugas di lapangan harus ekstra hati-hati dan kerap memindahkan jalur lintasan perahu. 

Di pencarian hari kedua ini juga, kekuatan personel gabungan terus diperkuat. Sebanyak 6 personel rescuer Pos SAR Belitung turun bersama tim dari Ditpolair Polda Babel (2 orang), Polair Polres Beltim (2 orang), Polsek Manggar (5 orang), Tagana (2 orang), Pemuda Pancasila (4 orang), serta 11 orang dari pihak keluarga korban.

Seluruh unsur gabungan juga disiagakan dengan peralatan medis, peralatan komunikasi, Starlink, hingga alat pelindung dari potensi serangan buaya (Crocodile Attack Protection Equipment/CAPE).

Pihak Pos SAR menegaskan jika korban berhasil ditemukan, proses evakuasi akan langsung diarahkan menuju RSUD Muhammad Zein Belitung Timur. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.