TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau mengalami penurunan. Berdasarkan data BMKG yang diperbarui Jumat (7/8/2026) pukul 07.00 WIB, terdeteksi 25 hotspot di Riau dari total 322 titik panas yang tersebar di Pulau Sumatera.
Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Yasir P., menyampaikan sebaran hotspot di Riau didominasi Kota Dumai dan Kabupaten Indragiri Hulu.
Kota Dumai tercatat memiliki sembilan hotspot, disusul Kabupaten Indragiri Hulu sembilan titik, Indragiri Hilir tiga titik, Rokan Hulu dua titik, serta masing-masing satu titik di Rokan Hilir dan Kuantan Singingi.
Secara regional, Sumatera Selatan masih mencatat jumlah hotspot terbanyak dengan 93 titik. Disusul Jambi 57 titik, Sumatera Utara 49 titik, Bangka Belitung 45 titik, Riau 25 titik, Lampung 21 titik, Kepulauan Riau 19 titik, Sumatera Barat 11 titik, serta Aceh dan Bengkulu masing-masing satu titik.
Meski jumlah hotspot di Riau menurun dibandingkan sehari sebelumnya, kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan tetap perlu ditingkatkan, terutama di daerah yang masih mencatat jumlah hotspot cukup tinggi seperti Kota Dumai dan Kabupaten Indragiri Hulu.
BMKG mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran agar dapat segera ditangani. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.