WARTAKOTALIVE.COM, BANDUNG - Selama hampir 10 tahun, Oneng menjadikan salah satu persimpangan jalan di Kota Bandung sebagai tempat meminta belas kasihan dari orang lain.
Namun, perempuan tersebut kini mempunyai harapan baru untuk hidup yang lebih baik melalui Bantuan Atensi Kewirausahaan berupa modal usaha dari Kementerian Sosial.
“Saya mengemis bersama suami saya yang lagi sakit dan cucu. Saya sudah menerima bantuan Atensi Kewirausahaan, Alhamdulillah dibelikan peralatan untuk berjualan,” kata Oneng saat ditemui di Bandung, Kamis (6/8/2026).
Bagi Oneng, mengemis bukanlah pilihan, melainkan jalan terakhir untuk bertahan, memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus membiayai pengobatan suaminya yang mengidap diabetes disertai komplikasi.
Perlahan, tangan yang dahulu terulur di jalan kini sibuk melayani pelanggan di warung sederhana yang menjual kopi, aneka minuman, dan mie instan.
Bantuan modal usaha senilai Rp 2,6 juta melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang (TSKPO) dimanfaatkan untuk membeli berbagai perlengkapan serta bahan dagangan.
"Dibelikan untuk kompor, gas, panci, katel, wajan, kopi siap saji, dan Indomie," ujarnya.
Dari usaha kecilnya, Oneng memeroleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya serta membeli obat bagi suaminya.
Untuk memastikan keberlanjutan bantuan, Kemensos juga melakukan monitoring langsung ke lokasi usaha Oneng.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf hidup penerima manfaat.
“Alhamdulillah mudah-mudahan bisa berkembang lebih maju, usahanya tambah semangat. Terima kasih kepada Bapak Menteri Sosial yang sudah memberikan bantuan,” pungkas Oneng.
Dari seorang pengemis di persimpangan jalan, Oneng kini berdiri sebagai perempuan tangguh yang mencari nafkah dengan penuh semangat, membawa harapan bahwa setiap kesempatan yang diberikan dapat menjadi awal dari kehidupan yang lebih baik.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.