Jakarta (ANTARA) - Penyanyi Yura Yunita mengatakan Pagelaran Sabang Merauke bertajuk "Hikayat Srikandi Nusantara" menjadi ruang baginya untuk mengeksplorasi kemampuan sebagai seniman.
"Rasanya kembali ke Pagelaran Sabang Merauke itu kembali ke atmosfer yang magis. Sebagai seniman, rasanya aku belum pernah menemukan tempat eksplorasi seluas ini. Keterlibatan di sini terus mendorong kita keluar dari zona nyaman karena banyak tantangan yang membuatku semakin bersemangat," kata Yura saat ditemui di sela latihan di Jakarta, Selasa.
Yura yang untuk ketiga kalinya terlibat dalam pagelaran tersebut mengaku setiap penyelenggaraan menghadirkan tantangan yang berbeda.
Dalam pertunjukan tahun ini, Yura memerankan tokoh Mahadewi yang membawa pesan tentang keberanian, keteguhan, dan kekuatan.
"Aku sebagai musisi merasa karakterku dan karakter Mahadewi memiliki pesan yang selaras untuk terus berani, penuh kekuatan, dan mampu beradaptasi," katanya.
Yura juga mengenang pengalaman saat menjalani latihan di Yogyakarta. Menurut dia, energi yang ditunjukkan para penari, penyanyi, musisi, dan seniman lainnya membuat dirinya hampir menangis karena terharu.
"Bahkan setiap ujung kuku seperti ada nyawa. Bayangkan ada 1.700 orang yang terlibat, memberikan tenaga dan cintanya untuk Indonesia. Rasanya merinding dan sulit dijelaskan," ujarnya.
Pagelaran Sabang Merauke menghadirkan pertunjukan seni kolosal yang menampilkan keberagaman budaya Indonesia melalui kisah "Hikayat Srikandi Nusantara".
Produksi tahun ini melibatkan sekitar 1.700 pelaku seni, kreatif, dan tim produksi yang terdiri atas 15 penyanyi, satu grup band, 387 penari, musisi tradisional yang memainkan 50 alat musik tradisional, 119 anggota paduan suara, serta 60 musisi orkestra.
Selain itu, pagelaran juga melibatkan 11 tim koreografer, 16 desainer kostum, serta menampilkan 103 koreografi dan 28 lagu. Pertunjukan akan digelar pada 21 hingga 23 Agustus di Indonesia Arena, Jakarta.