SURYA.co.id, Surabaya - BMKG memprakirakan cuaca di Surabaya Raya dan sebagian besar wilayah Jawa Timur pada Senin (27/7/2026) akan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca lokal yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Berdasarkan data BMKG Stasiun Meteorologi Juanda, cuaca di Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, dan Mojokerto diprediksi cerah pada pagi hari, kemudian berubah menjadi cerah berawan hingga sore. Suhu udara berkisar antara 19–35 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi pada pagi dan malam hari.
Kondisi ini membuat udara terasa sejuk di pagi hari namun cukup terik saat siang. Angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan 28–33 km/jam.
BMKG mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk menjaga kecukupan cairan tubuh dan menggunakan pelindung seperti topi atau payung saat berada di bawah terik matahari.
Hingga saat ini, BMKG belum mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jawa Timur. Namun, warga tetap diminta memantau pembaruan informasi cuaca resmi karena kondisi atmosfer dapat berubah secara cepat.
BMKG juga memperkirakan fenomena udara dingin masih akan berlangsung hingga puncak musim kemarau pada Agustus 2026. Suhu malam hari di beberapa wilayah Jawa Timur, termasuk Surabaya, bisa mencapai 18 derajat Celsius.
Meski terasa lebih dingin dari biasanya, kondisi ini masih tergolong normal dalam pola iklim tahunan Indonesia.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mengenakan pakaian hangat saat beraktivitas malam atau pagi hari, menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat, serta mewaspadai gangguan kesehatan seperti flu dan ISPA.
Petani di dataran tinggi juga diminta mengantisipasi kemungkinan embun beku yang dapat memengaruhi hasil panen. BMKG menekankan pentingnya memantau informasi cuaca terbaru sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan atau perjalanan laut.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.