MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM


Manajemen Persija Jakarta buka suara terkait sang pelatih Shin Tae-yong mendapat sanksi berat dari KFA.

BOLASPORT.COM - Manajemen Persija Jakarta akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait sanksi berat yang dijatuhkan Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) kepada pelatih mereka Shin Tae-yong.

Sebagaimana diketahui, Shin Tae-yong tengah menjadi perbincangan setelah KFA menjatuhkan sanksi larangan beraktivitas di sepak bola Korea Selatan selama 10 tahun.

Sanksi ini merupakan buntut dari kontroversi penyerangan pemain hingga tuduhan indisiliner sang pelatih saat menukangi Ulsan HD musim lalu.

Kontroversi ini bermulai dari rekaman video yang menunjukkan Shin Tae-yong menampar wajah salah satu pemainnya, Jung Seung-hyun.

Kejadian ini terjadi salam sesi pertemuan perkenalan saat Shin baru saja mengambil alih kepemimpinan Ulsan HD.

Masa kepemimpinan mantan pelatih Timnas Indonesia bersama Ulsan HD memang tergolong singkat, yakni hanya bertahan selama 65 hari.

Kemudian ia dipecat karena berbagai macam isu mirik, mulai dari perselisihan dengan pemain, kontroversi penyerangan, hingga tuduhan bermain golf saat ini melakukan pertandingan tandang.

Setelah melalui investigasi panjang oleh Pusat Etik Olahraga di bawah kementerian terkait, KFA akhirnya resmi mengumumkan dengan menghukum Shin Tae-yong selama 10 tahun dilarang melatih di Korea Selatan.

Menyikapi situasi panas tersebut, Persija Jakarta melalui pernyataan resminya menegaskan bahwa klub sangat menghormati otoritas sepak bola Korea Selatan.

Pihak manajemen Macan Kemayoran menyatakan akan mengikuti prosedur yang berlaku dan menghargai keputusan yang telah ditetapkan oleh KFA.

“Persija menghormati keputusan yang telah ditetapkan oleh Korea Football Association (KFA) terkait situasi yang berkembang saat ini,” ujar pernyataan Persija sebagaimana dalam keterangan yang diterima BolaSport.com, Jumat (24/7/2026).

Meski demikian, manajemen Persija tidak ingin terburu-buru dalam mengambil tindakan terhadap posisi Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala.

Klub kebanggaan The Jakmania itu kini tengah melakukan kajian mendalam dari berbagai aspek sebelum memutuskan langkah selanjutnya.

Manajemen juga memastikan komunikasi dengan semua pihak terkait, termasuk Shin Tae-yong, dan ini terus berjalan secara intensif.

“Persija akan terus memantau perkembangan, menjalin komunikasi secara intensif dengan seluruh pihak terkait,” kata Persija.

“Serta mempelajari berbagai aspek yang berkaitan dengan situasi ini sebelum mengambil keputusan resmi.”

Situasi ini tentu menjadi tantangan bagi Macan Kemayoran, mengingat Shin Tae-yong baru saja mulai membangun tim untuk mengarungi musim kompetisi 2026/2027.

Pihak manajemen pun berjanji akan terus memberikan informasi terbaru kepada publik dan suporter setianya, The Jakmania, melalui kanal komunikasi resmi klub.

“Segala informasi terkait perkembangan situasi ini akan disampaikan secara resmi melalui kanal komunikasi resmi Persija,” tuturnya.

Sekedar informasi, sebenarnya sanksi yang diberikan kepada Shin Tae-yong ini hanya berlaku di wilayah hukum sepak bola Korea Selatan sejak tanggal pemberitahuan.

Untuk itu, karier Shin Tae-yong bersama Persija di Indonesia sebenarnya secara teknis tidak terganggu.

Namun, mantan pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu mengaku masih mempertimbangkan untuk mengajukan banding secara resmi atas sanksi berat tersebut.

 

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.