TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Kecelakaan terjadi di ruas Jalan Raya Pejagan–Purwokerto, tepatnya di tikungan Desa Kubangwungu, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Senin (20/7/2026) malam.
Kecelakaan yang terjadi sekira pukul 22.00 tersebut melibatkan Bus Sinar Jaya rute Cilacap-Kalideres bernomor polisi B 7616 WB dengan truk Mitsubishi Colt Diesel 'Pesona Purbalingga' bernomor polisi R 8447 L.
Peristiwa itu mengakibatkan sejumlah penumpang mengalami luka ringan.
Akibat kecelakaan tersebut arus lalulintas dari kedua arah sempat tersendat. Terlebih saat petugas melakukan evakuasi bangkai bus yang terguling di badan jalan.
Baca juga: BREAKING NEWS, Bus Sinar Jaya Terguling di Brebes, Penumpang Histeris
• Detik-detik Bus Sinar Jaya Terguling usai Tabrak Truk di Brebes, Diduga Gagal Ngerem di Tikungan
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Satlantas Polres Brebes, kecelakaan bermula ketika Bus Sinar Jaya melaju dari arah selatan menuju utara di ruas Jalan Raya Pejagan–Prupuk.
Setibanya di lokasi yang merupakan jalur menikung, diduga pengemudi bus tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya karena laju yang cukup kencang.
"Akibatnya, bus terus melaju lurus, menghantam jembatan yang berada di sisi utara jalan."
"Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk."
"Setelah menabrak bagian jembatan, bus Sinar Jaya lantas oleng dan menabrak truk, hingga akhirnya bus terguling ke sisi kiri badan jalan," ujar Kasat Lantas Polres Brebes AKP Ahmad Zaenurrozaq kepada Tribunjateng.com, Selasa (21/07/2026) dini hari.
Pihaknya menyebut, benturan keras menyebabkan kerusakan pada bus dan truk yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun empat penumpang bus mengalami luka ringan dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.
"Hingga saat ini, identitas keempat korban luka ringan tersebut masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan," terangnya.
Dugaan sementara, Kata AKP Rozaq, kecelakaan dipicu karena pengemudi bus Sinar Jaya tidak dapat menguasai kendaraannya saat melintasi tikungan.
Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan dari petugas di lapangan.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan saat melintasi jalur menikung, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa," tandasnya.
Saat ini, bangkai bus telah dievakuasi petugas.
• Fenomena Embun Upas di Dieng Menurut BMKG: Puncaknya Agustus
Adapun berdasarkan informasi dari warga setempat, sopir diduga tidak paham pada jalur yang dilaluinya.
Bus melaju kencang. Tak tahu kalau di situ ada tikungan. Apalagi jalur tersebut minim penerangan.
Karena kaget ternyata di jalur di depannya adalah tikungan, sopir gagal melakukan pengereman, bus tetap melaju kencang.
Tepat di depannya, melintas pula truk bermuatan triplek. Tabrakan pun tak bisa dihindari. Bus lantas terguling seusai bertabrakan dengan truk.
Tak pelak warga setempat panik begitu mendengar suara benturan keras.
Seusai terlibat kecelakaan, bus terguling di badan jalan, sementara truk terperosok.
Dari video yang diunggah di media sosial terlihat sejumlah penumpang histeris.
Evakuasi pun yang dilakukan oleh warga setempat secara dramatis.
Penumpang harus dikeluarkan melalui lubang darurat pada bagian atap bus yang terguling itu. (*)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.