Laporan wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Kinerja pembiayaan PT Bank Syariah Indonesia (persero) Tbk (BSI) pada Mei 2026 masih menunjukkan kinerja solid. Hingga Mei 2026, Pembiayaan mencapai Rp335 triliun tumbuh 14,60 % year on year yang didominasi segmen konsumer dan ritel. 

Capaian pembiayaan yang melesat juga diiringi dengan konsistensi Perseroan dalam mengembangkan pembiayaan berkelanjutan. Hal ini menjadi bentuk keseriusan BSI dalam menyalurkan pembiayaan yang sehat,sustain dan ramah lingkungan. 

Hingga Mei 2026, portofolio pembiayaan berkelanjutan di BSI mencapai Rp77.06 Triliun menyumbang sekitar 23?ri pembiayaan secara keseluruhan. Beberapa sektor usaha yang mendominasi diantaranya UMKM, pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan yang berkelanjutan, produk yang dapat mengurangi penggunaan sumber daya dan ramah lingkungan (eco-efficient), energi terbarukan, kendaraan ramah lingkungan dan kegiatan usaha lainnya yang mendukung transisi energi dan pembangunan ekonomi rendah karbon di Indonesia. Pembiayaan hijau kini menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong investasi pada sektor-sektor yang berorientasi pada keberlanjutan. 

Baca juga: BSI Siap Salur KUR untuk Petani Nilam Aceh, Bawah Rp100 Juta Tanpa Agunan

Komitmen tersebut sejalan dengan strategi BSI dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam bisnis Perseroan. Pembiayaan berkelanjutan kini menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong investasi pada sektor-sektor yang berorientasi pada keberlanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi sektor keuangan syariah terhadap pencapaian target pembangunan berkelanjutan nasional.

Wakil Direktur Utama BSI, Bob T Ananta mengatakan melalui penguatan portofolio pembiayaan berkelanjutan, BSI optimistis dapat terus menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkualitas sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional, lingkungan, dan masyarakat. 

“BSI tidak hanya berfokus pada pertumbuhan kinerja keuangan, tetapi juga pada penciptaan dampak positif yang berkelanjutan sesuai dengan prinsip syariah dan agenda pembangunan hijau Indonesia," ujarnya.(*)

 

 

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.