TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kabar duka datang dari dunia hiburan Indonesia setelah komedian Simson Rarameha atau yang akrab dikenal sebagai Temon meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026).

Temon mengembuskan napas terakhir di RSUD Mampang, Jakarta Selatan, setelah mengalami serangan jantung yang merenggut nyawanya.

Di saat-saat terakhir kehidupannya, sang istri, Mae, setia mendampingi di sisi ranjang rumah sakit hingga detik terakhir.

Mae mengenang momen mengharukan ketika dirinya terus memperhatikan kondisi suaminya sambil memantau monitor detak jantung di ruang perawatan.

“Saya tungguin, kita ngelihatin monitor aja detak jantungnya gitu. Tapi enggak lama, dia kenceng gitulah narik napas,” ujar Mae ditemui di Rumah Duka Temon di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026).

Tak lama setelah menarik napas panjang, Temon disebut menggenggam tangan istrinya dengan sangat erat seolah menjadi salam perpisahan terakhir.

Momen tersebut menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi Mae yang menyaksikan langsung perjuangan sang suami melawan kondisi kritisnya.

“Karena dia juga ditarik ternyata diambil (menghembuskan napas terakhir),” ujarnya.

Baca juga: Sebelum Meninggal, Temon Sempat Tampil Melawak, Tak Pernah Mengeluh Sakit, Manajer: Jujur Kaget

TEMON BERPULANG - Komedian Temon meninggal dunia Minggu pagi, 12 Juli 2026 pukul 08.42 WIB dan jenazahnya hari ini disemayamkan di rumah duka Kompleks Polri Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. ((Ist)/WARTA KOTA/ARIE)

Menyadari kondisi Temon semakin memburuk, Mae segera meminta bantuan tim dokter agar suaminya dapat diselamatkan.

Petugas medis kemudian melakukan berbagai tindakan penyelamatan, termasuk resusitasi jantung paru (RJP), dalam upaya mengembalikan detak jantung Temon.

"Dilakuin semua tindakan kan, dadanya ditekan-tekan (RJP) agak lama. Terus saya disuruh keluar nunggu. Enggak ada hasilnya,” terang Mae.

Setelah seluruh prosedur medis dilakukan, dokter akhirnya memastikan bahwa nyawa komedian tersebut tidak dapat diselamatkan.

“Jadi ya memang dari pas di awalnya memang udah enggak ada sebetulnya. Jam 08.22 udah dilakukan tindakan, sampai akhirnya jam 08.37 kalau enggak salah, itu dinyatakan meninggal oleh dokter,” tutup Mae.

Sempat Mengeluh Sakit Setelah Menonton Bola

Mae juga mengungkap kronologi sebelum Temon dilarikan ke rumah sakit. Menurutnya, pada Minggu pagi, Temon yang baru selesai menonton pertandingan sepak bola tiba-tiba mengeluhkan sakit.

Karena suaminya dikenal jarang mengeluh, Mae langsung mengajak Temon ke rumah sakit.

“Dia enggak pernah ngeluh. Jadi kalau buat saya, dia ngeluh sakit itu sesuatu yang udah dia enggak bisa tahan. Jadi pas dia pengen ke rumah sakit, saya bilang, ‘Ayo kita ke rumah sakit.’ Akhirnya kita ke rumah sakit,” kata Mae.

Setibanya di RSUD Mampang, Temon langsung menjalani pemeriksaan rekam jantung. Dari hasil pemeriksaan, dokter menyampaikan adanya penyumbatan pada jantung.

“Langsung ada tindakan rekam jantung. Pas udah dilakuin rekam jantung, dikasih tahu nih sama dokter hasilnya. Dokter juga pas ngelihat hasilnya mungkin beliau ngerti ya, kayak kaget gitu. Terus dokter bilang, ini ada penyumbatan, Bu, di jantung. Kalau dalam hal ini, istilahnya kayak serangan jantung lah,” terangnya.

Dokter kemudian memberikan obat penahan sakit, melakukan pemeriksaan darah, serta rontgen.

KABAR DUKA - Jenazah Temon di rumah duka di Kompleks Polri, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026). Komedian Temon meninggal dunia secara mendadak pada Minggu (12/7/2026) pagi.
KABAR DUKA - Jenazah Temon di rumah duka di Kompleks Polri, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026). Komedian Temon meninggal dunia secara mendadak pada Minggu (12/7/2026) pagi. ((Ist)/Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Baca juga: Mengenang Komedian Temon, Lulusan Psikologi UI Jalur Prestasi, Pernah Kerja di RSJ hingga Jadi Aktor

“Saya ikut nemenin rontgen, saat itu masih biasa, masih bisa diajak ngobrol,” lanjutnya.

Setelah kembali ke ruang IGD, Temon diberi obat yang diletakkan di bawah lidah sebanyak dua kali. Namun kondisinya tidak kunjung membaik.

“Balik lagi ke ruang IGD, dikasih obat yang ditaruh di bawah lidah untuk jantung, sekali. Terus enggak ada perubahan. Dikasih satu lagi, dia minta izin ke dokternya dikasih dua kali enggak apa-apa.”

“Sudah dikasih kedua, masih sadar, tapi dia udah mulai ngantuk, nguap-nguap. Ditanya masih sering nguap,” imbuhnya.

Tak lama setelah itu, Temon menggenggam tangan istrinya dengan erat sebelum mengembuskan napas terakhir.

Manajemen Sebut Temon Punya Riwayat Hipertensi

Pihak manajemen membenarkan bahwa Temon meninggal akibat serangan jantung. Novi dari manajemen mengungkapkan, mendiang juga memiliki riwayat hipertensi.

"Serangan jantung, ada riwayat hipertensi," ujarnya.

Sementara itu, manajer Temon, Jio, mengaku terkejut atas kabar duka tersebut. Sebab, selama mendampingi sang komedian, ia tidak mengetahui adanya penyakit jantung yang diderita Temon.

"Jujur kaget ya pas tau kabar meninggal karena serangan jantung," ujarnya.

"Karena selama ini kami tidak pernah tahu dan baru tahu tadi pagi beliau jantung," sambungnya.

Menurut Jio, sehari sebelum meninggal, Temon masih tampil menghibur penonton dalam acara ulang tahun Jakarta di Ancol dengan kondisi yang tampak sehat.

"Pas tampil kemarin dia sehat kok, melawak lancar aja gak ada keluhan," ujar Jio.

"Makanya kaget pas tahu dia meninggal," sambungnya.

Temon meninggalkan seorang istri dan sembilan anak. Jenazahnya disemayamkan di Rumah Duka GPIB Effatha, Jakarta Selatan, dan rencananya akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Senin (13/7/2026).

(Tribunnewsmaker.com/ Tribunnews)

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.