TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Baim Wong memberanikan diri membahas isu yang cukup beresiko di film terbarunya.
Jika sebelumnya ia banyak mengangkat nilai keluarga, kali ini di film 'Minal Aidin Mohon Maaf Minta Rizki', ia memilih isu sosial yang dinilainya cukup sensitif, tetapi memang layak dibahas.
"Sekarang ada satu pembahasan yang menurut saya cukup berisiko," kata Baim Wong sambil tertawa di studio miliknya, Tanah Kusir Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026).
Baca juga: Baim Wong Bahagia Bisa Kumpul Bareng Paula Verhoeven Saksikan Momen Kelulusan Anak
"Tapi memang harus diangkat karena itu nyata terjadi di masyarakat," kata Baim.
Memilih genre drama komedi, Baim menggandeng sederet aktor dan dua aktris ternama yakni Prilly Latuconsina dan Davina Karamoy.
Ini menjadi proyek komedi pertama yang disutradarai Baim setelah sebelumnya sukses menggarap film bergenre horor, drama keluarga, hingga thriller.
Baim mengaku memang ingin menghadirkan hiburan yang mengundang tawa sekaligus menyisipkan pesan sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
"Saya puas. Dari awal saya sudah melihat para cast yang luar biasa kuat," kata Baim
"Setelah ikut melihat proses reading, hasilnya benar-benar membuat saya semakin yakin kalau film ini akan menjadi sesuatu yang spesial," ungkapnya.
Baim punya keinginan setiap film yang disutradarainya bisa selalu membawa pesan yang ingin disampaikan kepada penonton.
"Setiap film saya ingin selalu ada pesan yang ingin saya sampaikan. Kalau dulu saya banyak berbicara soal keluarga karena saya ingin orang-orang merasakan pentingnya keluarga dan waktu bersama," tuturnya.
Meski demikian, Baim masih merahasiakan tema utama yang akan diangkat dalam film terbarunya itu.
Ia hanya memastikan isu tersebut dikemas dalam balutan komedi sehingga tetap ringan dan mudah dinikmati berbagai kalangan.
Film 'Minal Aidin Mohon Maaf Minta Rizki' juga menjadi pengalaman berbeda bagi Baim karena untuk pertama kalinya ia tidak menjadi penulis utama cerita.
Sementara itu Prilly Latuconsina harus belajar Bahasa Arab demi peran sebagai Rizki di film tersebut.
Ketika pertama kali membaca naskah skenarionya, Prilly Latuconsina langsung terkejut karena ada bagian dialog yang mengharuskannya berbicara dalam Bahasa Arab.
Bukan hal mudah untuk Prilly karena belakangan ini dirinya sedang belajar Bahasa Korea bersama Omara.
"Akhirnya saya berhenti belajar Bahasa Korea karena otak saya enggak nyampe, dari Annyeonghaseyo tiba-tiba harus Bahasa Arab," kata Prilly.
Sementara itu, Cassandra mengaku tak menyangka naskah yang selama ini hanya tersimpan di komputernya akhirnya dilirik Baim Wong dan segera diproduksi menjadi film layar lebar.
Selain Prilly Latuconsina yang memerankan tokoh utama bernama Rizki dan Davina Karamoy, film ini juga dibintangi Sarah Sechan, Lukman Sardi, Ririn Dwi Ariyanti, Aming, Gita Bhebhita, Ria SW, Indra Birowo, Pak Muh, Erick Estrada, Hamish Daud, Fadil Jaidi, Alex Abbad, Dhawiya Zaida, serta sejumlah aktor dan aktris lainnya.
Tak hanya menggandeng para bintang papan atas, Baim juga kembali mengajak kedua putranya, Kiano Tiger Wong dan Kenzo Eldrago Wong untuk tampil dalam film tersebut sebagai pengalaman baru bagi keduanya.
Rencananya, proses syuting akan berlangsung selama sekitar satu bulan dengan mengambil lokasi di Jakarta, Muara Angke, Bulukumba, dan Makassar, Sulawesi Selatan.
Film ini diharapkan menjadi sajian hiburan keluarga saat Lebaran di tahun 2027.
(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.