TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sebuah mobil pikap modifikasi hangus terbakar di ruas Jalan Magelang–Kopeng, tepatnya di Dusun Banaran, Desa Losari, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Senin (6/7/2026) pagi. Beruntung, pengemudi berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum kobaran api melalap seluruh badan kendaraan.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB itu diduga dipicu gangguan pada bagian mesin kendaraan. Meski sempat mengalami kendala saat melaju, pengemudi tetap melanjutkan perjalanan hingga akhirnya api muncul dari dalam kabin.
Kapolsek Pakis AKP I Wayan Sukadana mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Petugas Polsek Pakis bersama tim Pemadam Kebakaran Kecamatan Tegalrejo kemudian melakukan pemadaman sekaligus olah tempat kejadian perkara.
"Setelah menerima laporan, anggota Polsek Pakis bersama petugas Damkar Tegalrejo segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujar AKP I Wayan Sukadana.
Kapolsek membeberkan Mobil yang terbakar merupakan Daihatsu Jet Star tahun 1987 yang telah dimodifikasi menjadi kendaraan bak terbuka (open cup) berwarna ungu. Kendaraan tersebut dikemudikan MS (50), warga Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan sejumlah saksi, lanjut Kapolsek, kebakaran bermula ketika kendaraan mengalami gangguan pada bagian mesin saat melaju dari arah Kota Magelang menuju Kopeng. Mesin kendaraan sempat tersendat, namun perjalanan tetap dilanjutkan.
“Sesampainya di Dusun Banaran, tiba-tiba muncul kobaran api dari bagian belakang jok sebelah kiri. Menyadari kondisi tersebut, pengemudi langsung menghentikan kendaraan di tepi jalan dan keluar melalui pintu sebelah kanan untuk menyelamatkan diri. Dalam hitungan menit, api membesar dan melalap seluruh bagian kendaraan hingga hanya menyisakan kerangka,” terangnya.
Kapolsek mengutarakan warga yang berada di sekitar lokasi berupaya memberikan pertolongan dengan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Api akhirnya berhasil dipadamkan, sebelum bangkai kendaraan dievakuasi dari badan jalan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material diperkirakan cukup besar dan hingga kini masih dalam pendataan pihak kepolisian.
Kapolsek Pakis mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gangguan teknis pada kendaraan, terutama yang berkaitan dengan sistem mesin maupun kelistrikan karena berpotensi memicu kebakaran.
"Apabila kendaraan mengalami gangguan pada mesin atau muncul tanda-tanda yang membahayakan, sebaiknya segera berhenti di tempat yang aman dan lakukan pemeriksaan. Langkah tersebut penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat membahayakan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya," pungkasnya.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.