TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Bupati Sanggau Yohanes Ontot menghadiri pengukuhan pengurus PMI Kecamatan se-kabupaten Sanggau masa bakti 2026-2031 di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis 2 Juli 2026. 

Pengukuhan dilakukan Ketua PMI Kabupaten Sanggau, Yohana Kusbariah. 

"Dan tentu camat sebagai pembina juga harus mengintervensi terhadap PMI yang ada di masing-masing kecamatan. Terutama tadi saya ingatkan bagaimana mereka mampu memapping kantong-kantong darah yang ada di masing-masing kecamatan, sehingga pada waktunya mereka membutuhkan darah itu tidak lagi kocar-kacir kan. Tapi kalau membutuhkan darah kita langsung ke TKP yang sudah kita mapping," kata Bupati Sanggau Yohanes Ontot.

"Artinya kalau darah ini kapan saja diambil, jadi tidak harus mencari sana, telepon sana, jadi jelas kan. Ini mapping kan dulu, supaya memudahkan. Itu namanya memudahkan cara kerja kan, karena cara kerja yang tidak menggunakan cara kerja yang efektif, efisien akan mempersulit sebuah pekerjaan dalam sebuah organisasi,"tambahnya.

Ontot menilai, organisasi ini tergantung memvariasikan atau memformulasikan apa pekerjaan itu, sehingga pekerjaan berat menjadi pekerjaan yang ringan. 

Lalu lanjut Ontot, mengingat kerjanya sukarela, namanya misi kemanusiaan dan mereka harus bekerja dengan tulus dari hati yang dalam, jadi tidak mikir kiri kanan. 

Baca juga: Kapolres Sanggau Salurkan 200 Paket Beras SPHP dan Sembako untuk Warga Kurang Mampu

"Ada tidak duitnya, tapi percayalah Tuhan akan memberikan upahnya di pekerjaan yang lain yang lebih besar dari apa yang dilakukan terhadap misi kemanusiaan itu. Selamat dan sukses untuk mereka yang hari ini dilantik di masing-masing kecamatan,"ujarnya.

Tidak Menjual Darah

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Sanggau, Yohana Kusbariah berharap kepada pengurus PMI Kecamatan untuk ikut mensosialisasikan bahwa PMI bukan menjual darah, tapi yang dibayar adalah kantong, bukan darahnya. 

"Darah itu adalah orang yang sukarela untuk mendonorkan dirinya ke masyarakat yang membutuhkan, seperti itu," ujarnya.

"Kemudian, kami juga selaku PMI Kabupaten Sanggau mengharapkan PMI Sanggau itu lebih baik lagi dengan ketua PMI Kecamatan yang baru maupun yang lama, tetap bekerja sama dan pengurusnya maupun di wilayahnya masing-masing, atau di kecamatannya masing-masing," katanya.

Camat lanjutnya, selaku pelindung juga perlu menginformasikan atau mensosialisasikan, pendonor itu seperti dan tentu mereka bisa menjelaskan kepada masyarakat. 
 
"Kalau untuk kantong darah di UTD PMI Kabupaten Sanggau, saya rasa tidak ada kekurangan. Nah, walaupun ada kekurangan sehari-dua hari, kemudian mereka melanjutkan donor karena sudah tempat-tempat yang dikunjungi seperti itu,"ujarnya.

Oleh karenanya, Yohana berpesan kepada para ketua PMI Kecamatan se-Kabupaten Sanggau dan pengurus, marilah mencari pendonor, setetes darah itu sangat penting untuk masyarakat yang membutuhkan.

"Mari kita bersama-sama, kita tidak digaji, itu sukarela. Mudah-mudahan Bapak/Ibu yang baru dilantik juga semangat seperti saya,"pungkasnya. (*)

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.