PAUL ELLIS/AFP


Cody Gakpo (kiri) dipastikan tetap tegar dan bakal main lawan Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026 meski diselimuti kabar duka. Karena baru saja kehilangan anak keduanya Elijah.

BOLASPORT.COM - Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman, mengonfirmasi kesiapan Cody Gakpo yang tetap akan bertanding melawan Maroko dalam laga babak ke-32 Besar Piala Dunia 2026, meski ia baru saja kehilangan putra keduanya yang bernama Elijah pada Sabtu (27/6/2026).

Belanda akan menghadapi Maroko dalam laga babak ke-32 besar Piala Dunia 2026, di Stadion Monterrey, Meksiko, Selasa (30/6/2026) pukul 08.00 WIB.

Skuad Belanda dalam duka mendalam karena di tengah perjuangan di Piala Dunia 2026, Cody Gakpo mendapat kabar duka. 

Anak keduanya yang seharusnya diberi nama Elijah tersebut bahkan belum sempat lahir karena meninggal dunia di kandungan.

Hal ini diumumkan pasangannya, Noa, pada Sabtu (27/6/2026), sehingga ini tentu saja menjadi kabar duka di tengah perjuangan ajang bergengsi ini.

Di tengah situasi duka, Ronald Koeman mengaku bahwa ini bukan hal yang mudah bagi pemain Liverpool tersebut.

Setelah Cody Gakpo kehilangan sang anak, ia pun diberi waktu istirahat dan berkumpul sejenak dengan keluarganya.

Kehilangan seorang anak tentu saja hal yang tak bisa dijelaskan bagaimana rasa sakitnya, sehingga tim pelatih pun memberikan ia kebebasan beberapa hari untuk berkumpul dengan keluarganya.

"Itu adalah kabar duka yang kami terima. Yang dialami Cody, istrinya, dan keluarganya," ujar Ronald Koeman sebagaimana dikutip BolaSport.com dari Telegraaf, Senin (29/6/2026).

"Kami telah melakukan segala upaya untuk mendukungnya. Sebagai staf, kami memberikan kebebasan pada beberapa hari pertama untuk meninggalkan hotel dan berkumpul bersama keluarganya," ucapnya.

Walaupun pemain berusia 27 tahun tersebut telah diberi waktu, Ronald Koeman mengapresiasi kelapangan dada Cody Gakpo.

Pasalnya, Gakpo tak pernah sekalipun berkata ingin kembali atau ia ingin bersama keluarga di tengah perjuangan yang tak mudah di Piala Dunia 2026.

Koeman mengatakan bahwa Gakpo mengambil keputusan sendiri dan melakukan dengan caranya sendiri.

Ia bahkan memuji sikap dan profesionalisme Gakpo meski ia harus kehilangan anak keduanya yang meninggal dunia itu.

Situasi memang tak mudah, tetapi apa yang ditunjukkan Gakpo ini sudah menunjukkan kedewasaan yang luar biasa menurutnya.

"Menurut saya Cody menghadapinya dengan sangat baik. Tidak pernah sekalipun ia berkata 'saya ingin kembali' atau saya ingin bersama keluarga," kata Ronald Koeman.

"Ia mengambill keputusan itu sendiri dan melakukan dengan caranya sendiri. Menurut saya, cara dia dan keluarganya menghadapi situasi ini menunjukkan kedewasaan," ucapnya.

Dengan sikap dewasa yang ditunjukkan oleh Cody Gakpo, untuk itu sang pemain dipastikan akan tetap main lawan Maroko.

Ia akan tetap menjadi pemain penting buat Oranje, sehingga tim pun memberikan dukungan kepada sang pemain agar bisa tetap tegar di tengah dukanya.

Untuk itu, tak ada halangan buat Koeman untuk memainkan Gakpo nantinya.

"Jadi, dia siap bermain, dan hal ini tidak memengaruhi performanya. Dia menangani situasi ini dengan caranya sendiri bersama keluarganya, dan itu sangat kuat serta indah," ungkap Koeman.

"Kami pun membiarkannya seperti itu. Kami ada di sana untuk memberikan dukungan, di mana pun kami bisa, sama seperti para pemain."

Sementara itu, Kapten Oranje Virgil van Dijk, mengatakan bahwa dalam situasi ini yang terpenting tetap berada disampingnya dan memberikan dukungan untuknya.

Menurutnya, itulah arti rekan setim bagi pemain dalam situasi saat ini baik dalam perjuangan atau saat ada yang mengalami duka mendalam.

"Menemani dia adalah hal yang paling penting. Ini sungguh mengerikan. Di saat seperti ini, sekali lagi menjadi jelas bahwa sepak bola hanyalah urusan sekunder," kata Virgil van Dijk.

"Dan bahwa ada hal-hal yang lebih penting dalam hidup. ini sangat menyedihkan. Kami pasti tidak ingin mengalami hal-hal ini."

Virgil van Dijk mengatakan meski Cody Gakpo memang mengalami situasi yang tak menyenangkan dan sedih.

Namun, ia memiliki sikap yang profesional dan juga memiliki tekad besar.

Untuk itu, ia percaya Cody Gakpo bakal menunjukkan perjuangannya dan bertekad membawa Belanda untuk bisa melaju ke babak 16 besar nantinya.

Van Dijk mengaku sangat menghormati sang pemain dan keluarga besarnya yang menunjukkan sikap dewasa ini.

Apalagi saat ini tim memang tengah berjuang di ajang empat tahunan ini dengan tekad bisa melangkah sejauh mungkin.

"Namun, seperti yang dikatakan pelatih tim nasional, dan mengingat sifat Cody, dia sangat bertekad untuk melaju ke babak berikutnya. Dia telah menanganinya dengan sangat dewasa," jelas Van Dijk.

"Saya sangat menghormati cara dia, juga Noa dan keluarganya dalam menghadapi situasi ini," tuturnya.

 

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.