TRIBUNJAKARTA.COM - Fakultas Desain Universitas Pelita Harapan (FD UPH) membuka UPH Design Week 2026 dengan mengangkat tema ‘True Design–True Impact’, di Pelita Gallery, Kampus UPH Lippo Village, Tangerang, pada 19–27 Juni 2026.
Kegiatan ini menyoroti peran desain yang tidak hanya mengedepankan estetika, tapi juga mampu menghadirkan solusi relevan dan berdampak bagi masyarakat.
Rektor UPH, Dr. (Hon.) Jonathan L Parapak, M.Eng.Sc, menyoroti perkembangan AI yang dinilai menjadi tantangan sekaligus peluang bagi dunia desain.
“Ke depan, perkembangan teknologi termasuk AI akan menjadi tantangan sekaligus peluang dalam dunia desain," jar Jonathan, dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, teknologi dapat memperkaya proses desain menjadi lebih baik dan lebih cepat, tanpa kehilangan nilai orisinalitas serta refleksi terhadap nilai-nilai masyarakat dan budaya.
"Melalui UPH Design Week 2026, saya berharap akan lahir semakin banyak karya dan kontribusi desain yang berdampak bagi masa depan,” tambahnya.
Tema ‘True Design–True Impact’ tahun ini terinspirasi dari visi UPH, yakni True Knowledge, Faith in Christ, dan Godly Character.
Fakultas Desain UPH ingin menegaskan desain tak hanya berbicara tentang estetika, tapi juga menjadi sarana memahami manusia dan budaya serta menghadirkan dampak yang bermakna.
Dekan Fakultas Desain UPH, Dr. Ir. Susinety Prakoso, MAUD, MLA., mengatakan bahwa perkembangan teknologi telah membuka banyak kemungkinan baru dalam dunia desain.
Namun, menurutnya, teknologi harus dimanfaatkan untuk menghasilkan karya yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki makna.
“Kami percaya desain tidak dapat hanya berorientasi pada sesuatu yang bersifat material atau sekadar indah secara visual," ujarnya.
Ia menyebut, talenta yang Tuhan berikan perlu diwujudkan melalui karya yang lebih baik dan membawa dampak.
"Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa FD UPH tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga mampu menghadirkan karya yang relevan dan bermakna bagi masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, desain yang baik tidak berhenti pada aspek visual, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.
Dalam penyelenggaraan tahun ini, pembahasan mengenai masa depan desain di era AI menjadi salah satu fokus utama.
Ketua Panitia UPH Design Week 2026 yang juga Dosen Arsitektur UPH, Dr. Julia Dewi, S.T., M.T., menilai kolaborasi lintas disiplin menjadi faktor penting dalam menghasilkan desain yang berdampak.
“Melalui tema ini, kami ingin menunjukkan bahwa desain yang berdampak tidak bisa dikerjakan sendiri. Kolaborasi menjadi penting agar ide tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi dapat diwujudkan dan memberi manfaat secara nyata,” jelas Julia.
Melalui UPH Design Week 2026, berbagai program studi di Fakultas Desain UPH, mulai dari Arsitektur, Desain Komunikasi Visual, Desain Interior hingga Desain Produk, dipertemukan dalam satu ruang kolaboratif untuk menunjukkan bagaimana kreativitas, teknologi, dan inovasi dapat berjalan beriringan.
Selama sembilan hari penyelenggaraan, pengunjung dapat mengikuti berbagai kegiatan yang menggabungkan kreativitas, teknologi, dan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan industri.
Salah satu agenda utama adalah Exhibition yang menampilkan karya mahasiswa Fakultas Desain UPH angkatan 2022–2025 dari berbagai disiplin ilmu desain.
Selain itu, terdapat Pop-Up Store yang menghadirkan karya sekaligus bisnis kreatif mahasiswa dan alumni.
Bagi siswa SMA dan orang tua, tersedia Design Experience Tour yang memberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat proses pembelajaran di Fakultas Desain UPH.
Sementara itu, isu mengenai masa depan desain dan AI dibahas dalam sesi Talks: Design × AI yang digelar pada 20, 24, dan 27 Juni 2026. Kegiatan ini menghadirkan praktisi serta akademisi untuk membahas berbagai aspek interaksi, potensi, hingga etika penggunaan AI dalam dunia desain.
UPH Design Week 2026 juga menghadirkan Career Day pada 25–26 Juni 2026 yang mempertemukan peserta dengan alumni serta profesional industri guna membahas peluang dan perkembangan karier di bidang desain.
Untuk mendukung pengembangan keterampilan, Design Skill Boosters Camp akan diselenggarakan bagi siswa SMA pada 25–26 Juni 2026 dan bagi peserta umum pada 29 Juni–17 Juli 2026.
Baca juga: Penahanan Ditangguhkan, Roy Suryo Terharu Dipeluk Simpatisan: Perjuangan Belum Selesai
Baca juga: Bantah Tudingan Zalim soal Penangkapan Roy Suryo, Polda Metro Jaya: Lihat Lagi Prosesnya
Baca juga: Roy Suryo Ogah Pakai Baju Tahanan, Kuasa Hukum Sebut Tidak Ada Kewajiban
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.