TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktor muda Muzakki Ramdhan membagikan pengalaman tidak menyenangkan yang baru saja dialaminya. 

Melalui unggahan di media sosial instagram miliknya, Muzakki mengaku menjadi korban kekerasan oleh seorang pria tak dikenal.

Hal itu terjadi usai dirinya keluar dari toilet sebuah pusat perbelanjaan, dan dirinya tiba-tiba diserang oleh seorang pria.

Akibat insiden tersebut, bibir Muzakki mengalami luka hingga berdarah, terlihat dari video yang diunggahnya.

Tak hanya itu, ia juga mengaku mengalami syok berat dan ketakutan setelah mendapat perlakuan kasar yang menurutnya berawal dari sebuah kesalahpahaman.

Baca juga: Wajah Muzakki Ramdhan dan Chicco Jerikho Akan Hadir di Bioskop Malaysia, Singapura dan Brunei

Dalam unggahannya, Muzakki menceritakan kejadian itu bermula setelah dirinya dan seorang teman selesai bermain di mal tersebut. 

Saat itu ia merasa mual setelah menaiki wahana roller coaster dan bergegas menuju toilet untuk muntah.

"Aku dan temanku baru turun selesai main dari Trans Studio, kondisinya aku lagi mual dan emang pengen muntah karena habis naik roller coaster," tutur Muzakki Ramdhan dikutip Tribunnews.com, Kamis (11/6/2026). 

"Pergilah kami ke toilet karena aku emang pengin muntah," terus Muzakki.

Karena terburu-buru menuju bilik toilet, Muzzaki mengaku tidak sengaja menutup pintu terlalu keras. 

Setelah selesai muntah dan keluar dari bilik, ia tidak menaruh curiga apa pun hingga menyadari ada seorang pria yang mengikuti langkahnya.

"Baru buka pintu, bilik di sebelahku juga buka pintu. Aku pikir enggak ada orang. Ada seorang bapak-bapak yang tubuhnya lebih besar dari aku ngikutin aku jalan keluar," ungkapnya.

Menurut Muzakki, pria tersebut kemudian menghentikannya di lorong menuju area mal dan langsung melontarkan tuduhan bahwa dirinya telah menendang pintu toilet. 

Muzakki membantah tuduhan itu dan menjelaskan bahwa ia hanya tidak sengaja menutup pintu terlalu keras.

"Tiba-tiba aku ditarik sama bapak-bapak itu. Dia marahin aku," katanya.

"Dia bilang, 'Kamu tadi nendang-nendang toilet ya?' dengan nada tinggi. Aku bilang, 'Enggak pak,' karena emang aku enggak nendang pintu toilet. Aku minta maaf karena enggak sengaja nutup pintunya kekencengan," lanjut Muzakki.

Meski sudah berulang kali meminta maaf, Muzakki mengaku justru mendapat tindakan kekerasan. 

Ia mengatakan pria tersebut mendorong wajahnya dengan keras hingga tubuhnya terpental dan kepalanya membentur dinding.

"Udah minta maaf beberapa kali, bapak itu dorong mukaku kenceng dengan telapak tangan terbuka. Sampai aku terdorong dan kepalaku mengenai dinding," terangnya.

Insiden itu meninggalkan dampak fisik maupun psikologis bagi Muzakki. Selain bibirnya berdarah, ia mengaku tidak mampu bereaksi karena dilanda ketakutan yang luar biasa.

"Bibir aku berdarah. Aku shock. Badanku enggak bisa gerak karena aku ketakutan," ungkapnya.

"Badanku gemeteran, aku cuma bisa minta maaf. Aku sampai berlutut minta maaf tapi bapak itu terus memarahi aku," ucap Muzakki.

Muzakki menegaskan bahwa kejadian tersebut terjadi karena kesalahpahaman. Ia pun menyayangkan tindakan yang diterimanya hanya karena insiden sepele yang sebenarnya tidak disengaja.

"Semuanya cuma kesalahpahaman. Enggak seharusnya aku jadi korban kayak gini," ungkapnya.

Hingga kini Muzakki belum memberikan keterangan lebih lanjut soal apa yang dialaminya itu.

(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)

 

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.