MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM


Mantan pelatih Timnas U-23 Indonesia, Gerald Vanenburg, memberikan kritik keras untuk taktik timnas Belanda jelang Piala Dunia 2026.

BOLASPORT.COM - Mantan asisten pelatih timnas Indonesia, Gerald Vanenburg, memberikan kritik keras untuk strategi timnas Belanda.

Belanda akan menjalani pertarungan di Piala Dunia 2026 melawan Jepang pada Senin (15/6/2026).

Pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat meski kans De Oranje untuk menang cukup besar.

Satu masalah ada taktik Ronald Koeman yang dinilai mudah tertebak dan akan jadi sisi lemah.

Hal tersebut menjadi sorotan dan bisa saja menjadi bumerang untuk mereka tampil maksimal.

Gerald secara jujur menjelaskan bahwa skuad Belanda untuk Piala Dunia kali ini tidak terlalu bagus.

Menurutnya, sektor gelandang sebenarnya cukup melimpah dan ini harus coba dimanfaatkan dengan baik.

Ini yang bisa dimanfaatkan Koeman untuk bisa tampil maksimal.

"Tapi timnas Belanda ini tidak terlalu bagus. Menurut saya, sebanyak mungkin pemain seperti itu harus diturunkan," kata Gerald Vanenburg kepada The Telegraaf dilansir BolaSport.com dari laman VoetbalPrimeur.

"Dan Oranje memiliki kecepatan yang begitu tinggi sehingga menurut saya, Anda dapat memanfaatkannya secara optimal dalam formasi 4-4-2."

"Bahkan 1-5-3-2 dan benar-benar dapat menyulitkan lawan," ujarnya. 

Mantan pelatih timnas U-23 Indonesia ini melanjutkan, bermain dominan bisa jadi solusi di turnamen nanti.

Namun, kondisi fisik akan jadi sorotan karena cuaca yang panas di Amerika.

Menurutnya, faktor ini harus diperhatikan oleh tim pelatih agar bisa memanfaatkan semua kondisi.

"Tentu saja kamu harus bervariasi dan Oranje memiliki pemain untuk mendominasi."

"Namun, Belanda harus memilih terutama karena cuaca panas di Amerika untuk membiarkan lawan yang pasti akan memiliki kualitas sedikit lebih baik di babak-babak selanjutnya turnamen ini mengambil inisiatif pada fase-fase tertentu dalam pertandingan," terangnya.



Timnas Belanda berhasil melibas Uzbekistan berkat dua gol penalti pemain Liverpool.
JOHN THYS/AFP


Timnas Belanda berhasil melibas Uzbekistan berkat dua gol penalti pemain Liverpool.

Dari sisi taktik, Gerald menilai De Oranje akan kembali menggunakan skema 4-3-3.

Menurutnya, ini jadi taktik yang sudah dipahami semua pemain dan berpeluang menjadi opsi utama.

"Sepanjang babak kualifikasi, mereka bermain dengan formasi 4-3-3," ucap dia. 

"Itu adalah formasi yang juga sudah sangat dikenal para pemain internasional dari klub mereka."

"Jadi dia pasti tidak akan tiba-tiba menggantinya dengan formasi 4-4-2," lanjutnya.

Tijjani Reijnders dan Justin Kluivert dinilai akan jadi pembeda di lapangan.

Dia berharap Koeman bisa memanfaatkan mereka agar membawa Belanda melangkah jauh di Piala Dunia.

Semua tentu butuh pertimbangan matang untuk bisa memberika dampak positif di lapangan.

"Tapi instingku saat ini mengatakan: Kluivert. Mungkin menjadi keunggulan baginya bahwa ia sedikit lebih jarang bermain musim ini karena operasi lututnya, sehingga ia memiliki stamina yang lebih baik daripada Reijnders di Piala Dunia ini."

"Menurutku, Reijnders juga pemain yang luar biasa, yang hebat saat menguasai bola dan terus bergerak tanpa henti saat tidak menguasai bola."

"Ronald melihat Tijjani dan Justin setiap hari dan saya rasa ini akan menjadi salah satu pilihan tersulit yang harus dia ambil," tutupnya.

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.