TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM – Sebuah truk fuso mengalami kecelakaan tunggal dan menabrak jembatan yang ada di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) kawasan Desa Perdamean Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, Selasa (9/6/2026).
Dalam peristiwa tersebut, satu orang anak SD berinisial D (9) yang hendak berangkat ke sekolahnya menjadi korban dan harus dilarikan ke rumah sakit. Saat itu ia berjalan kaki bersama dengan abang dan temannya berinisial F dan A. Namun F dan A berhasil lari mengelak.
Informasi yang dihimpun, peristiwa kecelakaan ini terjadi sekira pukul 07.00 WIB. Saat itu D, F dan A sedang berjalan kaki dan hendak berangkat ke sekolah. Pada waktu bersamaan, truk datang dari Medan menuju Lubuk Pakam.
Peristiwa kecelakaan terjadi persis di depan Masjid Jami Mahmudiyah atau sekitar 80 meter dari sekolah korban. Pantauan Tribun Medan, bagian depan truk fuso tampak rusak parah karena menabrak besi dan beton jembatan. Bagian roda kanan depan truk bahkan sampai terlepas hingga ke posisi tengah.
Pohon kering juga terlihat tumbang di dekat lokasi karena sempat ikut tertabrak. Hal ini membuat kabel kabel jaringan internet menurun ke bawah.
Baca juga: KRONOLOGI Sopir Dianiaya Bos karena Bawa Kabur Truk, Baru Sehari Kerja Ngaku Mau Pulang ke Kampung
"Aku sedang tidur posisinya pas bangun sudah ramai di sini. Nggak tau kali gimana awal mula kejadiannya," ujar Hasibuan, penjaga masjid.
Kasus kecelakaan ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab kecelakaan. Di lokasi pelat truk fuso ini juga sudah tidak lagi kelihatan dan diduga sudah diamankan.
Sementara siswa SD Yapni yang menjadi korban langsung dilarikan ke RS Grand Med Lubuk Pakam.
Abang korban, Fadil, menceritakan, ia bersama adiknya Dimas (korban) keluar dari rumah di Simpang Penara.
"Sebelum nabrak itu aku sama Alif dah nampak kalau ban truknya belok. Aku lari sama Alif dan adikku si Dimas nggak tau lagi," kata Fadil.
Setelah truk menabrak beton hingga besi jembatan dan terhenti baru kemudian ia melihat adiknya. Saat itu posisi adiknya bagian mukanya sudah berdarah dan kemudian sudah digendong orangtua temannya.
"Adik kemudian aku lihat sudah nangis dan digendong bapak kawan," ujar Fadil saat ditemui di RS Grand Med.
Saat di rumah sakit Grand Med keluarga korban cukup panik. Satu per satu pihak keluarga pun berdatangan setelah mendapat kabar Dimas mengalami kecelakaan.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Deliserdang, AJ Tarigan mengatakan jika sopir truk fuso mengantuk saat mengendarai.
Informasi yang dihimpun, sopir truk yang mengalami kecelakaan ini bernama Wisnu. Disebut rekannya, Wisnu bertanggung jawab atas musibah ini. Wisnu pun sempat hadir di RS Grand Med dan bertemu dengan orangtua korban. Ia terlihat ditemani personel Satlantas dari unit Laka di kantin rumah sakit.
Nenek korban, Murti menyebut sangat terkejut mendengar kabar cucunya kecelakaan.
"Sudah dibawa ke ruangan si Dimasnya. Tadi pagi aku masih sempat ketemu pas mau pergi ke sawah tapi nggak lama kemudian dikabari Dimas kecelakaan terkejut kali. Di jidatnya berdarah dan luka, sudah diperban," kata Murti.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.