Rome -
Penjaga pantai Italia telah menemukan 10 jenazah korban kecelakaan kapal migran di lepas Pantai Malta. Kapal yang kecelakaan itu berangkat dari Libya.
"Kapal tersebut, yang berangkat dari pantai Libya... berlayar dengan sekitar 60 orang di dalamnya," kata penjaga pantai Italia dalam sebuah pernyataan, dilansir AFP, Senin (8/6/2026).
"Menurut informasi terbaru, sebuah kapal nelayan di daerah tersebut telah menemukan sekitar 48 orang yang masih hidup," tambahnya.
Penjaga pantai Italia mengatakan Malta telah meminta bantuan dalam operasi pencarian dan penyelamatan. "Menyusul terbaliknya sebuah kapal yang dilaporkan membawa migran dan orang-orang di dalam air".
Kecelakaan kapal terjadi sekitar 45 mil laut di timur-tenggara Malta dan unit penjaga pantai Italia bergabung dalam pencarian pada Minggu sore.
"Kapal patroli Italia sejauh ini telah menemukan 10 jenazah," ucap mereka, sambil menambahkan bahwa pencarian di daerah tersebut terus berlanjut.
Menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) PBB, setidaknya 827 orang telah meninggal dunia tahun ini saat mencoba menyeberangi Laut Mediterania Tengah yang mematikan.
Rute Mediterania Tengah adalah penyeberangan internasional dari Afrika utara ke Italia dan Malta. Lebih dari 1.330 orang meninggal dunia di rute ini tahun lalu.