BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARMASIN - Suasana cabang olahraga bulutangkis pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kota Banjarmasin 2026 di Borneo Indoor Futsal berlangsung ramai, Rabu (3/6/2026).
Ratusan pelajar dari berbagai sekolah dasar tampak antusias bersaing menampilkan kemampuan terbaik mereka demi mengharumkan nama sekolah.
Di tengah ketatnya persaingan, nama Muhammad Azzaky Abid Pranaja berhasil mencuri perhatian.
Siswa SDN Karang Mekar 1 Banjarmasin itu sukses meraih posisi runner up nomor bulutangkis putra setelah melewati sejumlah pertandingan yang berlangsung sengit.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga. Orang tua Abid, Fajeri Arjun, mengaku bersyukur atas pencapaian putranya yang selama ini konsisten berlatih dan menunjukkan perkembangan positif di lapangan.
"Alhamdulillah, Abid berhasil menjadi runner up bulutangkis putra O2SN Kota Banjarmasin. Kami sangat bersyukur atas hasil ini," ujarnya.
Fajeri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut mendukung perjalanan putranya hingga mampu meraih prestasi di tingkat kota.
Ia mengucapkan terima kasih kepada pelatih PB Putra Bunyamin, Koh Kaising, beserta asisten pelatih Anwar dan Nadzira yang selama ini membimbing Abid dalam setiap proses latihan.
Ucapan serupa juga ditujukan kepada Kepala SDN Karang Mekar 1 Banjarmasin, Wali kelas 5A, serta guru pembimbing yang terus memberikan dukungan selama mengikuti O2SN.
Perjalanan Abid di dunia bulutangkis ternyata dimulai sejak usia dini. Fajeri menceritakan, putranya mulai serius menekuni olahraga tepok bulu itu saat duduk di bangku kelas 1 sekolah dasar atau sekitar usia tujuh tahun.
Menariknya, ketertarikan tersebut muncul tanpa diduga. Pada awalnya Abid bahkan tidak memiliki kedekatan dengan bulutangkis. Namun seiring waktu, minatnya tumbuh hingga berkembang menjadi bakat yang terus diasah.
"Sebelumnya kami tidak menyangka Abid bisa sampai sejauh ini. Awalnya dia tidak begitu mengenal bulutangkis. Mungkin ada pengaruh dari kakeknya yang memang hobi bermain bulutangkis," katanya.
Menurut ayahnya, pencapaian di O2SN tahun ini menjadi momen spesial karena merupakan kesempatan terakhir Abid tampil pada ajang tersebut di kategori sekolah dasar.
Saat ini ia telah duduk di kelas 5 dan akan segera melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.
Meski demikian, keluarga berharap perjalanan Abid di dunia olahraga tidak berhenti sampai di sini.
"Insya Allah nanti saat masuk SMP, Abid tetap melanjutkan bulutangkis dan terus berprestasi," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.