BPBD Tulungagung Batal Mendirikan Tenda Darurat di SDN 1 Babadan, Tunggu Saat Tahun Ajaran Baru

Laporan Wartawan TribunJatim.com, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung batal mendirikan tenda darurat di SDN 1 Babadan, Kecamatan Karangrejo.

Tenda darurat seharusnya didirikan Selasa (2/6/2026) sebagai ruang kelas sementara, setelah ruang kelas 6 ambruk Selasa (26/5/2026) dini hari silam.

Setidaknya ada 2 kelas yang tidak bisa difungsikan, yaitu kelas 6 yang ambruk total dan kelas 5 yang blandar atapnya patah setengah.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan. Prinsipnya kami siap mendirikan tenda sesuai permintaan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Sudarmaji,

Lanjutnya, hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan, pendirian tenda ditunda sementara.

Alasannya saat ini kelas 6 sudah selesai melakukan pembelajaran dan menunggu kelulusan.

Sementara kelas 5 ke bawah sedang melaksanakan ujian kenaikan kelas.

Baca juga: Ruang Kelas SDN 1 Babadan Ambruk, Dinas Pendidikan Tulungagung Geser Anggaran untuk Perbaikan

“Mereka bisa menggunakan ruang kelas yang ada secara bergantian. Saat ini tenda darurat masih belum dibutuhkan,” jelas Sudarmaji.

Pendirian tenda untuk ruang belajar ini baru akan dilaksanakan pada saat tahun ajaran baru.

Ditanya waktu pastinya, Sudarmaji memperkirakan di sekitar bulan Juli 2026.

Lokasi pendirian tenda darurat ini akan ditentukan Dinas Pendidikan, sesuai kondisi sekolah itu.

“Kami masih menunggu berapa tenda yang dibutuhkan. Sewaktu-waktu kami siap jika diminta,” tegasnya.

Ukuran tenda yang disiapkan BPBD Kabupaten Tulungagung 6x12 meter.

Tenda ini tinggal mengisi bangku dan papan tulis sesuai kebutuhan pembelajaran.

Pemasangan tenda darurat di SDN 1 Babadan ini tidak akan mengganggu kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.

“Kami masih punya sekitar 100 tenda jika dibutuhkan dalam kondisi darurat. Jadi tidak masalah,” pungkasnya. 

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Tulungagung, Dwi Teguh Prasetyo, mengatakan pihaknya menggandeng Dinas PUPR untuk proses perbaikan SDN 1 Babadan.

Nantinya Dinas PUPR yang menentukan teknis perbaikan untuk mengatasi kerusakan yang ada.

Perbaikan akan dilakukan tahun 2026 lewat penggeseran anggan internal Dinas Pendidikan.

“Dinas PUPR nanti yang menentukan, apakah perlu dibongkar total atau ada solusi teknis lain,” jelasnya.

Hasil kajian teknis Dinas PUPR nantinya juga menentukan biaya yang dibutuhkan.

Terkait pendirian tenda darurat tetap akan dilakukan namun tidak sekarang.

Tenda darurat dibutuhkan saat tahun ajaran baru, sementara bangunan sekolah sedang diperbaiki

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.