SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Jasad pria misterius yang ditemukan warga di aliran Sungai Brantas (Dam Sipon) Desa Ngingasrembyong, Sooko, Kabupaten Mojokerto akhirnya dimakamkan. 

Jasad Mr X itu dimakamkan meski identitasnya belum terungkap.

 

Pertimbangan Kemanusiaan

Kapolsek Gedeg Polres Mojokerto Kota, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sukaren mengatakan, jenazah Mr.X telah dikebumikan di lahan makam Panti Werdha Majapahit, Kecamatan Sooko.

"Pemakaman Mr X ini atas dasar pertimbangkan kemanusiaan, lantaran hingga saat ini pihak keluarga yang bersangkutan belum ditemukan," ujar Sukaren, Minggu (31/5/2026).

Menurutnya, upaya pencarian identitas korban telah dilakukan dengan memperluas informasi ke masyarakat hingga koordinasi lintas jajaran ke wilayah Jombang.

Hasilnya, dua orang dari Megaluh, Jombang melaporkan kehilangan anggota keluarga dengan mendatangi Polsek Gedeg.

Namun setelah diperiksa forensik dari 2 orang tersebut tidak identik dengan tanda-tanda yang melekat pada jenazah korban.

Baca juga: Ciri-Ciri Jasad Mr X di Sungai Brantas Mojokerto, Tim SAR Susah Payah Evakuasi


Tak Terlacak Alat Digital Forensik 

Mobile Automatic Multi Biometric Identification System (MAMBIS) sulit melacak akibat sidik jari korban sudah rusak.

Ditambah, adanya kendala teknis dari peralatan rumah sakit yang tidak memungkinkan akhirnya diputuskan jenazah secepatnya dimakamkan.

"Karena memang kondisinya sehingga jenazah korban dimakamkan lebih cepat," ucap AKP Sukaren.

AKP Sukaren menambahkan, ciri-ciri korban berdasarkan dokter forensik adalah pria paruh baya berusia di atas 40 tahun. Kondisi wajah sulit dikenali.

"Tidak ditemukan luka pada jenazah korban," pungkasnya.

Baca juga: Elf Angkut Warga Sampang Madura Terguling di Tol Jombang-Mojokerto

 

Kesulitan saat Proses Evakuasi


Untuk diketahui, Tim SAR gabungan mengevakuasi sesosok jasad laki-laki tanpa identitas di Sungai Brantas, Kamis (28/5/2026).

Salah satu Tim SAR Gabungan BPBD Kabupaten Mojokerto, Candra mengatakan, proses evakuasi korban laka air sempat terkendala derasnya arus Sungai Brantas dan Dam Sipon. 

Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim menambahkan, pihaknya
mendapat laporan dari masyarakat yang melihat adanya mawar hitam di aliran Sungai Brantas sekitar Pukul 15.15 WIB.

Respon cepat tanggap, dirinya segera menerjunkan Tim SAR dan perahu karet untuk mengevakuasi korban laka air di Sungai Brantas Desa Ngingasrembyong.

"Jenazah korban berhasil dievakuasi pada Pukul 17.05 WIB.Identitas korban Mr X, jenis kelamin laki-laki," pungkas Khakim. 

Korban diduga meninggal lebih dari 2 hari sebelum diketemukan dan dievakuasi dari Sungai Brantas, pada Kamis (28/5/2026) lalu.

 

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.