Tribunlampung.co.id, Pringsewu – Selang air tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ( Damkarmat ) Pos Sukoharjo sempat sobek saat padamkan mobil terbakar di Pringsewu pada Sabtu (30/5/2026) malam.

Baca juga: Breaking News, Warga Panik Mobil Terbakar Hebat di Pringsewu

Insiden kecil ini terjadi di tengah kepungan api, saat tim Damkarmat Pos Sukoharjo sedang berjibaku menjinakkan kobaran api yang melalap satu unit mobil di Pekon Sukoharjo 1, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu.

Meski demikian, proses pemadaman tetap dilakukan hingga akhirnya kobaran api yang sempat membuat warga panik itu berhasil dipadamkan.

Laporan kebakaran itu awalnya diterima oleh petugas sekitar pukul 20.40 WIB lewat sambungan telepon dari seorang warga setempat bernama Tegar. 

Informasi darurat tersebut diterima oleh petugas bernama Mujianto, yang tanpa buang waktu langsung meneruskan laporan ke regu piket malam agar segera dilakukan penanganan ke lokasi.

Begitu menerima laporan tersebut, Regu 3 Pos Sukoharjo langsung bergerak cepat mempersiapkan segala peralatan tempur mereka dan meluncur ke TKP.

Proses pemadaman di lapangan dimulai sekitar pukul 20.45 WIB, di mana petugas langsung menyemprotkan air ke titik api sampai benar-benar padam.

Komandan Regu (Danru) Pos Sukoharjo, Indra Ardianto menyebutkan, pihaknya langsung tancap gas begitu mendapat laporan dari masyarakat. Langkah cepat ini diambil demi mengantisipasi dampak yang lebih fatal di area sekitar pemukiman warga.

"Kami menerima laporan sekitar pukul 20.40 WIB. Setelah itu personel segera menyiapkan perlengkapan dan menuju lokasi untuk melakukan pemadaman agar api tidak meluas ke area sekitar," kata Indra.

Menurut Indra, saat anak buahnya tiba di lokasi kejadian, kondisi mobil memang sudah dalam keadaan terbakar hebat. Alhasil, fokus utama petugas di lapangan adalah melokalisir kobaran api agar tidak merembet, sekaligus memastikan keamanan warga yang mulai berkerumun di sekitar lokasi.

"Alhamdulillah api berhasil kami padamkan. Namun untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui dan menunggu penyelidikan lebih lanjut dari pihak terkait," ujarnya.

Akan tetapi, di balik keberhasilan melumpuhkan si jago merah, para petugas damkar sempat diuji dengan kendala teknis yang tak terduga di lapangan.

Satu di antara selang air berukuran 1,5 inci yang mereka gunakan mendadak sobek setelah terkena hantaman serpihan kaca dari kendaraan yang sedang terbakar tersebut.

"Kendala yang kami hadapi adalah selang pemadam sedikit sobek karena terkena serpihan kaca mobil. Meski demikian, proses pemadaman tetap dapat berjalan hingga selesai," jelas Indra.

Regu yang bertugas dalam penanganan kebakaran tersebut terdiri dari Indra Ardianto, Rohmad Syach, Yuda Mailufi, Eko Haropi, dan Mujianto.

Petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) selama proses pemadaman berlangsung.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran mobil masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.