Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Di tengah suasana libur Lebaran Iduladha yang identik dengan momen berkumpul bersama keluarga dan berwisata, seorang pelajar asal Kecamatan Rajadesa justru memilih menghabiskan waktunya dengan datang ke Perpustakaan Gada Membaca di Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis untuk meminjam buku, Jumat (29/5/2026).
Pelajar tersebut diketahui bernama Maila Arifin, anggota aktif Perpustakaan Gada Membaca.
Siswi dari MA Ibadul Ghofur Rajadesa itu tercatat sebagai anggota kategori SMA/SMK/MA dan masih aktif hingga tahun 2029.
Maila datang ke Perpustakaan Gada Membaca untuk meminjam dua buku sekaligus, yakni buku berjudul Ananta Prahadi dan Apakah Kau Takut Gelap?.
Kedua buku tersebut dipinjam pada 29 Mei 2026 dan dijadwalkan kembali pada 4 Juni 2026.
“Kalau libur biasanya dipakai buat istirahat atau main, tapi saya juga ingin tetap membaca supaya tidak bosan dan bisa menambah wawasan. Kebetulan di Gada Membaca bukunya banyak dan nyaman buat cari bacaan yang saya suka,” ujar Maila Arifin.
Baca juga: Kok Perpustakaan di Ciamis Bisa Berbagi Kurban? Kisah Inspiratif Gada Membaca Kawali
Baca juga: Komunitas Gada Membaca Ciamis Gelar Literasi Kebencanaan, Anak-anak Diajak Praktik Simulasi Gempa
Maila mengaku sengaja datang dari Rajadesa ke Kawali untuk pinjam buku karena memang suka membaca novel.
"Rasanya senang kalau menemukan cerita baru yang menarik untuk dibaca saat waktu luang,” katanya.
Menurutnya membaca itu membuat pikiran lebih tenang dan bisa menambah pengetahuan juga.
Jadi meskipun sedang liburan, Maila tetap ingin menyempatkan datang ke perpustakaan.
Di tengah aktivitas libur panjang, langkah Maila dinilai menjadi gambaran bahwa minat baca di kalangan generasi muda masih tumbuh dan terjaga.
Pembina sekaligus relawan Gada Membaca Kawali, Agus Munawar mengatakan, kebiasaan membaca perlu terus ditanamkan sejak dini, termasuk memanfaatkan waktu libur untuk kegiatan yang positif dan produktif.
“Di momen libur Lebaran seperti sekarang memang banyak orang menghabiskan waktu untuk jalan-jalan atau berkumpul bersama keluarga. Tapi kami senang masih ada anggota yang menyempatkan datang dari Rajadesa ke Kawali untuk meminjam buku,” ujarnya.
Menurut Agus, perpustakaan bukan hanya tempat meminjam buku, tetapi juga ruang tumbuh bagi anak-anak dan remaja untuk memperluas wawasan serta membangun kebiasaan belajar sepanjang hayat.
Ia berharap semakin banyak generasi muda yang menjadikan membaca sebagai kebutuhan sehari-hari, bukan sekadar aktivitas sekolah.
“Literasi itu bukan hanya soal bisa membaca, tapi bagaimana seseorang mau terus belajar dan membuka wawasan. Hal sederhana seperti datang ke perpustakaan saat liburan menjadi hal yang sangat positif,” katanya.
Perpustakaan Gada Membaca sendiri selama ini aktif menghadirkan ruang literasi bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar di wilayah Kawali dan sekitarnya.
Selain menyediakan koleksi buku bacaan, komunitas tersebut juga rutin menggelar berbagai kegiatan edukatif untuk meningkatkan budaya literasi di tengah masyarakat.(*)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.