MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM


Kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata, menilai timnya layak meraih juara Super League 2025-2026.

BOLASPORT.COM - Borneo FC harus puas finis di posisi kedua klasemen akhir Super League 2025-2026.

Borneo FC tercatat mengukir 79 pon dari 34 laga.

79 poin tersebut didapat dari 25 kemenangan, 4 hasil seri dan 5 kekalahan.

Menariknya, Persib yang keluar sebagai juara juga memiliki poin sama dengan Borneo FC.

Namun, Borneo FC gagal juara karena kalah head to head dari Persib.

Belum lama ini, kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata memberikan komentar terkait nasib timnya.

Nadeo menilai Borneo FC pantas meraih juara karena tampil superior di sepanjang musim.

Pesut Etam merupakan tim yang paling banyak mencetak gol di Super League 2025-2026.

Borneo FC mampu mencetak 74 gol dalam 34 laga yang dijalani.

Nadeo sendiri berhasil menyabet status kiper terbaik di akhir musim.

Kiper berusia 29 tahun itu mampu mengikir 12 laga tanpa kebobolan.

“Secara statistik, secara rekor yang sudah kita capai, secara kemenangan yang sudah kita capai, siapapun pemain yang ada di dalam Best Eleven dan sebagainya dan sebagainya." 

“Saya rasa seluruh Indonesia juga tahu kalau Borneo FC di tahun ini sangat superior dan pantas untuk mendapatkan gelar juara,” kata Nadeo, dilansir BolaSport.com dari laman resmi I.League.

Sementara itu, kekecewaan serupa juga diungkapkan oleh pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes.



Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, ucapkan selamat kepada Bojan Hodak yang sukses bawa Persib juara Super League 2025/2026 dan meraih penghargaan pelatih terbaik musim ini
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM


Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, ucapkan selamat kepada Bojan Hodak yang sukses bawa Persib juara Super League 2025/2026 dan meraih penghargaan pelatih terbaik musim ini

Pelatih asal Brasil itu menyayangkan timnya gagal juara karena regulasi head to head.

"Sayangnya, kami tidak menjadi juara karena masalah regulasi kompetisi yang menetapkan head-to-head sebagai kriteria untuk menentukan siapa yang terbaik jika poinnya sama," ujar Fabio Lefundes usai laga melawan Malut United.

"Tetapi kondisi itu di luar kendali kami, ya? Sebenarnya itu tergantung siapa yang menyetujui aturan tersebut."

"Borneo sendiri tahun lalu kehilangan posisi keempat karena kriteria itu, tahun ini juga demikian."

"Sayangnya, kehilangan kesempatan untuk menjadi juara," tuturnya.

Sebagai informasi, Borneo FC sempat tampil apik di awal musim ini.

M Sihran dkk bahkan juga pernah mengukir 11 kemenangan beruntun.

Hal tersebut membuat Borneo FC cukup lama bertengger di punca klasemen Super League 2025-2026.

Namun, performa Borneo FC mulai menurun di awal putaran kedua.

Hingga akhirnya, Persib mengambil alih karena tampil lebih konsisten.

 

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.