Kunming (ANTARA) - Universitas Pertanian Yunnan pada Rabu (20/5) menandatangani sebuah perjanjian kerja sama industri-universitas dengan Starbucks China, guna mengintegrasikan kekuatan penelitian akademis dan sumber daya industri, serta mendorong pelatihan talenta dan peningkatan industri untuk industri kopi China.


Wang Weibin, pejabat senior di Universitas Pertanian Yunnan, mengatakan bahwa institusi tersebut telah lama berfokus pada penelitian terkait kopi, dan berharap kemitraan itu dapat menjadi contoh yang baik bagi kerja sama institusi pendidikan-perusahaan serta mendukung perkembangan yang sehat dari industri kopi China.

Berdasarkan perjanjian tersebut, kedua pihak akan meluncurkan program kerja sama eksklusif bertema Starbucks. Universitas itu akan memanfaatkan keahliannya dalam inovasi teknologi dan layanan industri, sementara Starbucks China akan menawarkan kesempatan magang dan bimbingan karier bagi jurusan terkait.

Universitas Pertanian Yunnan meluncurkan program sarjana pertama di China dalam bidang Ilmu dan Rekayasa Kopi pada 2024, yang memiliki kemampuan riset yang kuat dalam pemuliaan varietas kopi dan teknologi budi daya.

Sebagai basis produksi kopi utama China, Yunnan telah menyaksikan pertumbuhan kuat dalam industri kopi lokal. Data resmi menunjukkan bahwa provinsi tersebut memiliki perkebunan kopi seluas sekitar 97.533 hektare dengan output biji kopi hijau sebesar 138.900 ton pada 2025, tertinggi di negara itu dalam skala penanaman, produksi, dan nilai industri.

Statistik bea cukai menunjukkan Yunnan mengekspor 19.000 ton biji kopi dan produk kopi jadi senilai 860 juta yuan (1 yuan = Rp2.596) tahun lalu. Produk kopi Yunnan dijual ke 43 negara dan kawasan termasuk Belanda, Vietnam, dan Jerman, dan semakin populer secara global.

Starbucks China menyatakan bahwa kemitraan tersebut menandai sebuah langkah penting untuk memperdalam kehadirannya di Yunnan dan memberdayakan industri kopi setempat, membuka sebuah babak baru dalam pengembangan talenta bersama, pertumbuhan bilateral, dan inovasi teknologi kopi.

Kedua pihak akan berfokus pada pelatihan talenta dan kolaborasi industri-universitas-penelitian serta membantu meningkatkan daya saing internasional industri kopi Yunnan.


Starbucks China menyatakan bahwa kemitraan tersebut menandai sebuah langkah penting untuk memperdalam kehadirannya di Yunnan dan memberdayakan industri kopi setempat, membuka sebuah babak baru dalam pengembangan talenta bersama, pertumbuhan bilateral, dan inovasi teknologi kopi