Laporan langsung dari wartawan Tribunnews.com dan Media Center Haji dari Arab Saudi, Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - Bagi jemaah lansia dan disabilitas, keberadaan kursi roda sangat membantu mobilitas mereka.
Namun, di tangan sejumlah ketua regu (karu) dari embarkasi Jakarta-Banten (JKB) yang tinggal di Hotel Al-Hidayah Tower 1, Aziziyah, Makkah, kursi roda memiliki fungsi lain.
Benda tersebut dimanfaatkan sebagai "gerobak" untuk mengangkut konsumsi atau makanan bagi jemaah haji.
Salah satu karu, Gunawan, mengaku ide memanfaatkan kursi roda untuk membawa konsumsi baru muncul belakangan ini.
Menurutnya, cara tersebut sangat membantu proses distribusi makanan bagi rombongan jemaah.
"Ini sangat membantu untuk membawa konsumsi sesuai jumlah rombongan, termasuk air mineral, buah-buahan, sampai puding," ujar Gunawan kepada Tim Media Center Haji (MCH), Minggu (17/5/2026).
Gunawan menjelaskan, lokasi persiapan konsumsi berada di lantai bawah hotel.
Sementara itu, ia harus mengantarkan makanan secara door to door kepada jemaah di kamarnya masing-masing.
Dalam satu rombongan, Gunawan bertanggung jawab melayani sekitar 40 jemaah.
Karena itulah, kursi roda menjadi alat bantu yang memudahkan proses distribusi konsumsi agar lebih cepat dan ringan.
Baca juga: Mengintip Menu Jemaah Haji di Makkah: Ada Nasi, Daging Sapi, dan Orek Tempe
Bersama karu dari rombongan dan embarkasi lain, pengusaha marmer ini bahkan sudah bersiap di lokasi pendistribusian sekitar setengah jam sebelum pembagian makanan dimulai.
Berdasarkan pantauan tim MCH di lokasi, suasana pembagian konsumsi tampak sibuk, tapi tertata.
Sejumlah meja disusun berderet di ruang restoran. Satu deret meja diperuntukkan bagi satu kloter, lengkap dengan penanda rombongan masing-masing.
Para pekerja katering terlihat membagikan paket makanan ke setiap meja sesuai jumlah jemaah dalam rombongan.
Setelah konsumsi tersusun rapi, para ketua regu kemudian mengambil dan mendistribusikannya langsung kepada jemaah di hotel.
Sementara itu, Koordinator Konsumsi Sektor 10 Daerah Kerja (Daker) Makkah, Abjan Halek telah mengatur jadwal pengambilan secara terstruktur berdasarkan kloter dan rombongan.
Makanan pagi mulai disiapkan sejak pukul 04.30 waktu setempat dan dapat diambil usai salat subuh.
Sementara makan siang mulai tersedia pukul 12.00 dan makan malam disiapkan sejak pukul 16.30 waktu setempat.
Namun, antusiasme para ketua rombongan atau ketua regu sangatlah tinggi. Bahkan sebelum jadwal pengambilan dimulai, mereka sudah menunggu di area distribusi makanan.
"Kadang jam setengah 11 sudah ada yang standby untuk mengambil makan siang," ujar Abjan.
Di Hotel Al-Hidayah Tower 1 terdapat sembilan kloter JKB dengan total distribusi konsumsi mencapai lebih dari 3.000 porsi untuk setiap waktu makan. (*)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.