TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian keluarga kristen Selasa 19 Mei 2026.
Pembacaan alkitab terdapat pada Ibrani 1:7.
1:7 Dan tentang malaikat-malaikat Ia berkata: "Yang membuat malaikat-malaikat-Nya menjadi badai dan pelayan-pelayan-Nya menjadi nyala api."
Tema perenungan adalah Melayani Dengan Semangat yang Menyala-nyala.
Khotbah:
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Di dunia dewasa ini, melayani sering dianggap sebagai tugas rendahan.
Tidak jarang orang yang melakukan pekerjaan sebagai pelayan mendapatkan perlakuan yang kurang pantas.
Namun dalam pandangan Tuhan Allah, pelayan yang siap dan setia adalah pribadi yang mulia.
Malaikat adalah pelayan-Nya yang digambarkan sebagai pelayan yang bergerak cepat seperti badai dan menyala seperti api sebagai simbol kesiapan, kekuatan dan semangat.
Apa pun yang diperintahkan-Nya langsung dilaksanakan oleh malaikat tanpa menunda atau berdebat.
Pelayan yang siap bukan hanya soal kemampuan, tetapi juga tentang kerelaan hati dan kesiapsiagaan rohani.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Sebagai orang percaya kita perlu memiliki sikap hati sebagai hamba yang siap melayani.
Seorang hamba sejati tidak menunggu kenyamanan, tetapi siap melayani kapan pun dan di mana pun.
Seorang hamba sejati memiliki sikap rendah hati, taat, tidak menuntut dan tertuju kepada kehendak Tuhan Allah.
Pelayanan dilakukan bukan hanya sebagai tugas gerejawi tetapi juga sebagai ungkapan kasih dan penyembahan kepada Tuhan Allah.
Seperti malaikat yang digambarkan sebagai pelayan yang melayani laksana nyala api, kita pun memiliki panggilan hati untuk melayani dengan semangat yang membara dan motivasi yang murni.
Yesus Kristus sendiri telah menjadi contoh dan teladan pelayan sejati ketika
Dia mengambil rupa seorang hamba (Filipi 2:7).
Dia meninggalkan takhta mulia di sorga kekal dan menjadi manusia yang bersedia minum cawan murka Tuhan Allah dalam ketaatan sampai mati di kayu salib demi menebus dosa manusia dan dunia.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Pertanyaan yang perlu kita jawab adalah apakah kita siap melayani-Nya hari ini, atau masih menunggu waktu yang “tepat”?
Sebagai orangtua, marilah kita menjadi teladan dan mengajarkan semangat melayani sepenuh hati kepada anggota keluarga kita.
Jangan biarkan semangat kita redup dan menjadikan pelayanan sebagai rutinitas.
Siap melayani berarti siap berubah, siap berkurban dan siap taat. Amin.
Sumber: dodokugmim.com
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.