TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Mantan gelandang asing Alexis Messidoro kembali menunjukkan kecintaannya kepada Persis Solo meski kini berseragam Dewa United.

Pemain asal Argentina itu secara terbuka berharap Laskar Sambernyawa mampu bertahan di kompetisi Super League 2025/2026 dan lolos dari ancaman degradasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Messidoro seusai laga pekan ke-33 Super League antara Persis Solo melawan Dewa United di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (16/5/2026) malam WIB.

Baca juga: Lima Musim Bela Persis Solo, Shulton Berharap Laskar Sambernyawa Bertahan di Liga 1

Pada pertandingan itu, Persis Solo berhasil meraih kemenangan penting dengan skor tipis 1-0.

Gol tunggal kemenangan dicetak bek asal Kroasia, Luka Dumancic, melalui sundulan pada menit ke-75.

Hasil tersebut membuat Persis menjaga asa bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Laskar Sambernyawa kini mengoleksi 31 poin dan hanya terpaut satu angka dari Madura United yang berada di zona aman dengan 32 poin.

Messidoro Akui Masih Mencintai Persis

Usai pertandingan, Messidoro mengaku masih memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Persis Solo.

Ia berharap mantan klubnya itu mampu keluar dari situasi sulit dan tetap bertahan di Liga 1 musim depan.

“Itu adalah klub yang sangat saya cintai. Saya berharap mereka bisa menyelamatkan diri dari degradasi,” ujar Messidoro saat ditemui di Mixed Zone Stadion Manahan.

Pemain yang akrab disapa Messi itu juga menilai keterpurukan Persis Solo musim ini tidak lepas dari faktor manajemen klub yang dinilai kurang baik.

Baca juga: PSIM Vs Madura United Laga Hidup Mati Persis Solo, Jean-Paul van Gastel Pastikan Timnya Main All Out

Menurutnya, persoalan internal menjadi salah satu penyebab performa Persis terus menurun hingga terjebak di papan bawah klasemen.

SELEBRASI - Selebrasi pesepak bola Persis Solo, Luka Dumancic setelah mencetak gol ke gawang Dewa United dalam pertandingan Super League di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (16/5/2026) malam. (TRIBUNNEWS/Muhammad Nursina)
SELEBRASI - Selebrasi pesepak bola Persis Solo, Luka Dumancic setelah mencetak gol ke gawang Dewa United dalam pertandingan Super League di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (16/5/2026) malam. (TRIBUNNEWS/Muhammad Nursina) (Tribunnews/Muhammad Nursina/Tribun Network)

“Sayangnya, saya selalu mengatakan bahwa manajemen yang buruklah yang membuat klub berada dalam kondisi seperti sekarang ini,” kata dia.

Meski demikian, Messidoro berharap badai yang menimpa Persis segera berlalu agar klub kebanggaan Kota Solo itu bisa kembali berkembang.

“Mari kita berharap ini bisa diselesaikan. Saya harap mereka bisa selamat dan terus berkembang jika keadaan berubah,” lanjutnya.

Tetap Profesional Bersama Dewa United

Ketika ditanya mengenai pesan khusus untuk para suporter Persis Solo yang masih mencintainya, Messidoro memilih bersikap profesional.

Ia menegaskan saat ini fokus utamanya adalah membela Dewa United, klub yang memberinya kesempatan berkarier musim ini.

Namun begitu, Messidoro tetap menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendukung Persis yang selama ini selalu memberikan dukungan dan cinta kepadanya.

“Saya sangat berterima kasih atas kasih sayang yang selalu mereka berikan kepada saya,” ucap mantan pemain akademi Boca Juniors tersebut.

“Saya berharap mereka memahami situasinya. Saat ini saya bekerja di Dewa United dan harus memberikan segalanya untuk klub ini. Tapi seluruh kasih sayang saya tetap untuk mereka,” tegasnya.

Baca juga: Eks Pemain Soroti Pergantian Pemain Asing Jadi Kendala Persis Solo Keluar dari Zona Degradasi

Pernah Jadi Motor Serangan Persis

Diketahui, Alexis Nahuel Messidoro pernah menjadi salah satu pemain kunci Persis Solo dalam dua musim terakhir.

Gelandang kreatif tersebut membela Persis sejak musim 2022/2023 hingga 2024/2025.

Selama berseragam Laskar Sambernyawa, ia tampil dalam 67 pertandingan dengan catatan 14 gol dan 21 assist.

Kemampuan visi bermain, kreativitas, serta kontribusinya di lini tengah membuat Messidoro menjadi salah satu pemain asing favorit suporter Persis Solo.

Skenario Persis Lolos dari Degradasi

Meski masih berada di zona merah, peluang Persis Solo untuk bertahan di Super League musim depan belum sepenuhnya tertutup.

Tim asuhan Persis wajib memenangkan laga terakhir melawan Persita Tangerang pada pekan pamungkas.

Selain itu, Persis juga berharap Madura United gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan sisa, yakni saat menghadapi PSIM Yogyakarta dan PSM Makassar.

Jika poin kedua tim sama di akhir musim, Persis Solo diuntungkan regulasi head to head sehingga peluang bertahan masih terbuka lebar.

Kemenangan atas Dewa United menjadi modal penting bagi Laskar Sambernyawa untuk menghadapi laga hidup-mati pada pekan terakhir musim ini.

(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama) 

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.