TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Pontianak mengeluarkan peringatan dini terkait potensi terjadinya pasang surut air laut yang berpeluang menimbulkan banjir rob di wilayah pesisir Kalimantan Barat.
Kepala BMKG Maritim Pontianak, Raden Eko Sarjono, mengatakan kondisi tersebut diperkirakan terjadi pada 19 hingga 22 Mei 2026, dengan puncak pasang tertinggi pada 20 dan 21 Mei 2026 yang mencapai sekitar 2 meter.
Baca juga: Kronologi Pelajar Putussibau Tewas Kecelakaan, Korban Terpental Masuk Parit Usai Tabrak Mobil Kijang
“Puncaknya diprakirakan terjadi pada tanggal 20 dan 21 Mei 2026, setinggi 2 meter,” ujarnya kepada tribunpontianak.co.id, Minggu 17 Mei 2026.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah pesisir dan bantaran sungai yang berpotensi terdampak banjir rob.
“Terutama bagi masyarakat yang berada di bantaran sungai perlu untuk diwaspadai terhadap potensi terjadinya banjir rob ini,” imbuhnya.
Baca juga: Peringatan Dini! Waspada Air Pasang 2 Meter Ancam Pontianak Kalbar Tanggal 20-21 Mei 2026
Selain itu, BMKG juga meminta masyarakat untuk selalu mengikuti informasi terbaru terkait peringatan dini banjir rob maupun prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG Maritim Pontianak.
Di sisi lain, BMKG turut menyampaikan bahwa kondisi cuaca di Kalimantan Barat dalam beberapa hari ke depan masih berpotensi hujan di sejumlah wilayah. Kondisi ini dapat memengaruhi tinggi rendahnya genangan air di daerah tertentu.
Dengan adanya potensi cuaca ekstrem dan pasang laut ini, masyarakat diharapkan tetap waspada dan mempersiapkan langkah antisipasi guna mengurangi risiko dampak yang mungkin terjadi.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.