TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak mengambil langkah tegas terkait dugaan penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang melibatkan seorang mahasiswa.

Mahasiswa tersebut diduga membuat foto deepfake menggunakan AI terhadap rekan sekampusnya hingga akhirnya dikenai sanksi skorsing sementara.

Rektor Untan Pontianak, Prof Garuda Wiko, mengatakan pihak kampus telah menerima laporan dan saat ini penanganan kasus masih dilakukan secara mendalam oleh tim bersama Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT).

“Saat ini satgas sedang bekerja secara detail untuk mengetahui bagaimana kejadian sebenarnya terkait dugaan penyalahgunaan edit foto menggunakan AI ini. Tim masih melakukan penyelidikan,” ujarnya, Jumat 15 Mei 2026.

Baca juga: 14 Warga Kayong Utara Terserang DBD, Dinkes Turun Langsung ke Lapangan Cegah DBD Bertambah

Prof Garuda juga meluruskan informasi yang beredar terkait adanya satu angkatan mahasiswa yang disebut mendapat sanksi.

Ia menegaskan, skorsing hanya dijatuhkan kepada satu orang mahasiswa yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

“Saya meluruskan bahwa bukan satu angkatan yang diskors. Hanya satu orang saja. Mahasiswa lainnya tetap menjalankan kuliah secara online karena bertepatan dengan kegiatan PKM dosen,” jelasnya.

Menurutnya, mahasiswa yang bersangkutan untuk sementara diminta tidak mengikuti aktivitas perkuliahan hingga batas waktu yang belum ditentukan sambil menunggu hasil pemeriksaan tim satgas.

“Yang bersangkutan diminta untuk tidak mengikuti perkuliahan sampai waktu yang belum ditentukan, menunggu hasil tim satgas menyelesaikan tugasnya. Tentu tim harus berhati-hati memeriksa bagaimana sebenarnya kasus ini,” katanya.

Prof Garuda menegaskan, kampus ingin memastikan lingkungan akademik tetap aman dan nyaman bagi seluruh mahasiswa maupun civitas akademika.

Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan teknologi AI secara bijak dan bertanggung jawab agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi orang lain.

“Kami ingin kampus ini menjadi zona yang nyaman dan aman untuk semua, sehingga suasana akademik tetap terjaga. Berhati-hatilah dalam menggunakan AI, gunakan untuk hal positif dan perhatikan dampak buruk yang bisa ditimbulkan,” pungkasnya.


 
 
 

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.