TRIBUN-MEDAN.COM,- Film The King's Warden yang dibintangi oleh Park Ji-hoon mencapai prestasi yang luar biasa.

Sejak penayangannya, film The Kings Warden tembus lebih dari 16,6 juta penonton di Korea Selatan, dan menjadi film terlaris kedua sepanjang masa di sana, dan sudah menembus angka 10 juta hanya dalam 31 hari penayangan.

Gegara film ini pula, Park Ji-hoon yang memerankan Raja Danjong diganjar dua penghargaan sekaligus.

Baca juga: Sinopsis Mortal Kombat II, Film Tanpa Adegan Post-Credit Beserta Daftar Pemerannya

Ia berhasil menyabet penghargaan Aktor Pendatang Baru Terbaik (Kategori Film) dan Penghargaan Popularitas Naver (berdasarkan suara penggemar) di ajang Baeksang Arts Awards ke-62 (8 Mei 2026).

Karena film ini begitu diminati di Korea Selatan, para penggemar drama Kora di Indonesia juga tak mau ketinggalan menyaksikan film ini.

Banyak yang penasaran akan alur cerita film yang mengangkat drama sejarah tersebut.

Baca juga: Sinopsis Badut Gendong, Aksi Balas Dendam Berdarah Berlatar Folk Horor Jawa

Sinopsis The King's Warden

The King's Warden adalah film drama sejarah Korea Selatan tahun 2026 yang menjadi fenomena di industri perfilman Korea.

Film ini disutradarai oleh Jang Hang-jun dan dibintangi oleh Park Ji-hoon (dari Weak Hero Class) sebagai Raja Danjong, bersama Yoo Hae-jin sebagai kepala desa Eom Heung-do, Yoo Ji-tae sebagai Pangeran Agung Suyang, dan Jeon Mi-do.

Baca juga: Sinopsis dan Link Nonton Istri Paruh Waktu MDTV yang Dibintangi Audi Marissa dan Arifin Putra

Film ini berlatar pada tahun 1457 di era Dinasti Joseon, mengangkat kisah tragis Raja Danjong, raja keenam Joseon yang naik takhta pada usia sangat belia, yaitu 12 tahun, setelah ayahnya Raja Munjong meninggal dunia.

Masa pemerintahannya yang singkat berlangsung sekitar tiga tahun sebelum berakhir secara tragis karena pengkhianatan dari dalam keluarganya sendiri.

Kekuasaan singkat Danjong berakhir ketika ia dikhianati oleh pamannya sendiri, Pangeran Agung Suyang (Yoo Ji-tae), yang kemudian merebut takhta dan dikenal sebagai Raja Sejo.

Baca juga: Sinopsis Drakor Perfect Crown Episode 5, Pangeran Agung I-an Ragu Soal Pernikahan

Kudeta ini terjadi karena Suyang menerima bisikan dari Penasihat Negara Han Myeong-hoe untuk menggulingkan Danjong. 

Selama kudeta, Han Myeong-hoe menghabisi para pejabat tinggi yang setia kepada Danjong.

Namun, Suyang merasa kasihan terhadap ponakannya yang masih sangat muda itu, sehingga memutuskan untuk tidak membunuh Danjong dan memilih mengasingkan remaja tersebut ke Cheongnyeongpo, sebuah wilayah terpencil di Yeongwol, Provinsi Gangwon.

Baca juga: Sinopsis Perfect Crown: Drama Kerajaan Modern Penuh Intrik, Ini Fakta Menarik & Link Nonton

Kehidupan di Desa Terpencil

Di waktu yang sama, film memperkenalkan Eom Heung-do (Yoo Hae-jin), seorang kepala desa di Cheongyeongpo, Yeongwol, yang bekerja keras agar desanya bisa makmur dan keluar dari kemiskinan.

Heung-do adalah pemimpin desa yang berjuang memberi makan kepada penduduk desanya yang hidup dalam kemiskinan di pegunungan.

Baca juga: Sinopsis Film Salt, Agen CIA Dituduh Mata-mata Rusia, Penuh Dendam dan Konflik

Suatu hari, Heung-do menerima informasi bahwa desa tetangga begitu makmur karena menjadi tempat pembuangan pejabat kerajaan yang diasingkan.

Mendengar akan ada pejabat yang diasingkan dari kerajaan, Heung-do mencoba segala cara supaya pejabat tersebut bisa diasingkan ke desanya, meski ia sama sekali tidak tahu identitas orang yang akan diasingkan itu.

Han Myeong-hoe setelah melihat usaha Heung-do dan kondisi Cheongyeongpo yang sangat miskin, akhirnya setuju Danjong diasingkan di sana.

Baca juga: Film Para Perasuk Tayang Hari Ini 23 April 2026 di Bioskop, Ini Sinopsis dan Fakta Menariknya

Pertemuan yang Mengubah Hidup

Ketika Danjong tiba di desa, Heung-do baru menyadari bahwa sosok yang diasingkan adalah si raja muda yang telah dilengserkan.

Awalnya, Eom Heung-do hanya menjalankan tugasnya sebagai pengawas raja yang diasingkan.

Namun, melihat kondisi Danjong yang menolak makanan dan minuman serta berada dalam kesedihan mendalam, Heung-do mulai menunjukkan kepedulian.

Interaksi sederhana antara keduanya berkembang menjadi ikatan emosional yang hangat, menghadirkan sisi kemanusiaan dalam cerita yang berat.

Kejadian pertemuan ini mengubah hidup Heung-do untuk selamanya, karena ia harus menghadapi kenyataan bahwa orang yang ia upayakan untuk datang ke desanya adalah raja yang telah digulingkan.

Dinamika Emosional Film

Film ini menggabungkan humor dan drama emosional dalam narasinya.

Meskipun mengangkat cerita sejarah yang berat tentang pengkhianatan dan pengasingan, The King's Warden menampilkan sisi hangat hubungan persahabatan tak biasa antara Um Heung Do dan Raja Danjong yang terasing.

Dalam tengah pengasingan dan kesedihan, Danjong bertemu dengan kepala desa Eom Heung Do yang menjaga desa Gwangcheongol, tempat pengasingan yang dipilih untuknya.

Ikatan yang terbentuk antara raja muda yang kehilangan takhta dan kepala desa sederhana yang berjuang untuk kemakmuran desanya menjadi inti emosional dari film ini.(ray/tribun-medan.com)

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.