Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Warga Dukuh Pereng, Desa Pakel, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali digegerkan dengan penemuan jasad seorang lansia yang terkubur di dapur rumahnya sendiri, Rabu (13/5/2026) malam.
Korban diketahui bernama Pariman, seorang pria lanjut usia yang selama ini dikenal mengalami gangguan jiwa.
Jasad korban ditemukan dalam kondisi tertimbun tanah di area pawon atau dapur rumah setelah lima hari tidak terlihat oleh warga sekitar.
“Ini masih proses pendalaman oleh Polsek dan Polres Boyolali. Ini juga masih kita otopsi,” kata Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Indra Wira Saputra.
Selama ini, Pariman tinggal bersama dua anaknya yang juga disebut mengalami gangguan mental.
Warga mulai curiga karena korban sudah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya.
Kecurigaan warga kemudian disampaikan kepada anak korban lainnya yang tinggal di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Setelah tiba di rumah, anak korban mencari sang ayah ke sejumlah bagian rumah namun tidak ditemukan.
Baca juga: Geger di Boyolali, Ada Temuan Jasad ODGJ dalam Gundukan Tanah Dapur Rumah
“Setelah anaknya datang dari Pati. Ternyata setelah dicari di luar tidak ketemu. Kemudian dicari di dalam ada gundukan tanah di Pawon (dapur) rumah,” ujar Indra.
Rasa penasaran membuat keluarga menggali gundukan tanah tersebut. Tak lama kemudian, bagian tubuh korban mulai terlihat dari dalam tanah.
“Mengetahui hal tersebut, anak beserta bayan (kepala dusun) langsung ke Polsek untuk melaporkan hal tersebut,” tambahnya.
Mendapat laporan warga, anggota Polsek Andong bersama Polres Boyolali langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi dan warga kemudian melakukan proses evakuasi dengan menggali tanah di dapur rumah korban.
Korban ditemukan terkubur di lubang sedalam sekitar 30 sentimeter. Dari bagian kepala hingga pusar tertutup kain sarung dengan posisi kepala berada di sisi barat.
Jenazah Pariman selanjutnya dibawa ke RSUD dr Moewardi Solo untuk menjalani autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk keluarga korban dan warga sekitar.
“Penyebab pasti masih kita dalami,” pungkasnya. (*)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.