TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pria mengaku polisi membuat keributan di Blok I BTP, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Kamis (14/5/2026) pukul 01.27 Wita.

Ia mengenakan kalung lencana Polri dan mengaku anggota Resmob Sulbar.

Rekaman video diperoleh, ia membawa handy talky (HT).

Ia terlibat adu mulut seorang perempuan.

Saat dikerumuni warga, ia berdalih tengah melakukan pengamanan terkait dugaan kasus "kumpul kebo".

Namun belakangan terungkap keributan dipicu persoalan pribadi.

Ia mengaku sebagai mantan pacar dari perempuan yang ia temani adu mulut.

Baca juga: Pencuri Ponsel dari Majauleng Ditangkap Resmob Wajo di Paccarakkang Makassar

Saat ditegur, ia pun berteriak, "Saya Resmob".

Beberapa warga tampak berang dengan sikap pria yang mengaku polisi itu.

Perdebatan antara warga dan pria tak terhindarkan hingga situasi sempat memanas.

Personel Polsek Tamalanrea kemudian membawa pria tersebut untuk menghindari keributan semakin meluas. 

Kapolsek Tamalanrea, Kompol Mustari Alam, membenarkan adanya kejadian itu.

"Dia adu mulut antara temannya," kata Mustari lewat sambungan telepon WhatsApp.

Hanya saja tidak ada laporan polisi yang diterima.

Pria mengaku polisi itu diberi kesempatan menyelesaikan persoalan itu secara kekeluargaan.

"Tidak ada LP, tidak ada juga korban dan tidak ada juga luka. Sehingga mereka kita fasilitasi menyelesaikan sendiri secara kekeluargaan," sebutnya.

Mustari tak menampik pengakuan pria itu sebagai anggota Polri.

"Menurut informasinya begitu, biarpun juga polisi kalau adaji LP, tidak ada korban dan tidak ada juga luka-luka," jelasnya.

Meski telah dipulangkan, ia akan tetap melakukan proses hukum jika saja ada laporan resmi dari pihak yang merasa dirugikan.

"Seandainya ada LP, ada luka (diproses)," tuturnya.(*)

 

 

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.