TRIBUNJATENG.COM, BREBES – Kisah pilu dialami Al Fadla remaja di Brebes Jawa Tengah kehilangan saudara kembar secara tragis.

AF (17) ditemukan tewas di parit Desa Wanacala, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah pada Sabtu (02/05/2026).

Ada luka sayatan di kaki dan beberapa bagian tubuh lain.

Tim Dokkes Polda Jawa Tengah melakukan autopsi terhadap sesosok mayat pria misterius yang ditemukan tertelungkup di area selokan Desa Wanacala, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah pada Sabtu (02/05/2026).

Baca juga: Identitas Mayat di Wanacala Brebes Terungkap, Saudara Kembar Korban Buka Suara

Baca juga: "Informasinya Pelaku Tawuran" Kades Wanacala Brebes Ungkap Kronologi Penemuan Mayat di Selokan

HISTERIS - Keluarga korban terlihat histeris usai melihat korban untuk terahir kalinya saat di kamar Jenazah RSUD Brebes pada Minggu (03/05/2026) dinihari.
HISTERIS - Keluarga korban terlihat histeris usai melihat korban untuk terahir kalinya saat di kamar Jenazah RSUD Brebes pada Minggu (03/05/2026) dinihari. (TRIBUN JATENG/Wahyu Nur Kholik)

Pantauan Tribunjateng.com, keluarga terlihat histeris saat petugas meminta keluarga untuk melihat jenazah. Bahkan, Ibu dan kakak korban harus di papah saat berjalan keluar dari kamar Jenazah RSUD Brebes.

Usai menjalani autopsi selama lebih dari dua jam, jenazah kemudian dibawa pulang oleh keluarga sekitar pukul 00.55 WIB Minggu, (03/05/2026) dinihari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyebab kematian korban yakni disebabkan karena adanya luka akibat benda tanjam yang mengenai pembuluh darah besar pada kaki kanan korban hingga korban tewas.

Selain pada kaki kanan, ada juga luka pada bagian tangan korban.

Sementara Korban diketahui berinisial AF (17), remaja asal Desa Dukuhwringin, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Al Fadla, saudara kembar korban, mengaku syok saat menyadari sosok dalam foto tersebut adalah adiknya.

“Saya tahu itu kembaran saya setelah melihat wajahnya di Facebook,” ujarnya, Minggu dini hari (03/05/2026).

Korban, lanjut Al, terakhir kali terlihat pada Jumat malam setelah dijemput seorang teman menggunakan sepeda motor. Sejak saat itu, korban tidak lagi bisa dihubungi.

“Setelah saya yakin itu kembaran saya, saya coba telepon tapi sudah tidak aktif,” katanya.

Keluarga kemudian mendatangi kamar jenazah RSUD Brebes untuk memastikan identitas korban. Mereka berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku di balik kematian tragis tersebut.

"Harapannya biar pelaku cepat ketemu, dan adik saya juga tenang dialam sana," harapnya.

Meski begitu, hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait hasil autopsi korban.

Polisi juga masih memburu pihak-pihak yang diduga terlibat. Dugaan sementara mengarah pada aksi tawuran berdarah yang berujung maut.

Saat ditemukan warga pertamakali, korban dalam keadaan tertelungkup.

Korban diketahui menggunakan jaket berwarna hitam, kaos hitam dan celana jeans berwarna hitam. Penemuan mayat tersenut kemudian dilaporkan ke Polsek Songgom.

Polsek Songgom bersama Unit Inafis Satreskrim Polres Brebes kemudian mendatangi lokasi penemuan korban guna melakula olah TKP.

Warga yang penasaran bahkan sempat berkerumun saat Polisi melakukan olah TKP, hingga Polisi memasag Police Line disekitar Lokasi.

Usai melakukan olah TKP, korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Brebes. Rencananya, Polisi bakal melakukan autopsi guna mengetahui identitas dan penyebab kematian korban.

Kepala Desa Wanacala Teguh Setiawan kepada Tribunjateng.com membenarkan adanya penemua sesosok mayat pria tersebut.

"Iya, belum tau pasti penyebabnya. Infomasinya pelaku tawuran."

"Ya di sini memang sering terjadi tawuran-tawuran anak muda," ujarnya.

Sementara Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Songgom Ipda Mashudi menyebut, korban saat ini sudah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Brebes

"Betul, kami masih mendalami kasus penemuan mayat ini," tandasnya. (Pet).

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.