TRIBUNKALTENG.COM - Hasil pertandingan Barito Putera vs Persipal Palu berlangsung di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu (3/5/2026).
Fantastis skor sementara di babak pertama adalah 5-0 keunggulan Barito Putera vs Persipal Palu. Laskar Antasari unggu sejak menit awal babak pertama.
Baca juga: 15 Menit Awal Hasil Barito Putera vs Persipal Skor 1-0 Sementara Babak 1, Cek Klasemen Championship
Gol tercipta menit 4, dicetak Gerard Edginataqi. Gol kedua Barito Putera ke gawang Persipal Palu dicetak oleh Fabiano Beltrame pada menit ke-30.
Tambahan gol kembali terjadi pada menit 36 dan 38, Barito Putera unggul besar. Masing-masing dicetak Alexsandro(Reksa B. dan Edginataqi G.
Gol kemenangan semakin tambah, pada menit 45 kembali Barito Putera cetak gol.
Pasalnya, kedua tim sama-sama mengincar kemenangan pada pertandingan terakhirnya, khususnya bagi Barito Putera.
Tuan rumah Barito Putera terbukti tampil habis-habisan untuk mengalahkan Persipal Palu.
Barito Putera wajib menang untuk menjaga harapan promosi ke Super League musim depan.
Peluang Barito Putera sendiri sebenarnya cukup kecil karena bergantung hasil PSS Sleman dan Persipura Jayapura.
Demi meraih kemenangan, pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan menurunkan kekuatan terbaiknya.
Sedangkan Persipal Palu sudah tidak ada harapan lagi pada musim ini. Persipal sudah dipastikan terdegradasi ke Liga 3 musim depan.
Pada musim ini, Persipal juga belum pernah meraih kemenangan.
Susunan Pemain Barito Putera Vs Persipal Palu:
Barito Putera:
Starter: Muhammad Ridho, Aditiya Daffa Al Haqi, Bima Reksa, Fabiano Beltrame, Renan Alves, Bayu Pradana, Erwin Gerard Edginatagi, Ferdiyansyah, Muhamad Hargianto, Alexsandro, Wildan Ramdhani
Cadangan: Satria Tama, Haudi Abdillah, Muhammad Iqbal Gwijangge, Abdul Aziz, Bagas Kaffa, Aditia Nur Mahpud, Pramoedya Putra Suhardi, Bagus Kahfi, Ricky Cawor, Gian Zola, Basajump Latuconsina, Doucoure Lassana
Persipal Palu:
Starter: Alim Hidayatullah, Kadek Lanang, Muh Izam, Fauzan Hanif, Naldy Renaldy, Afandi, Kenzo Nambu, Mohammad Jordan Zamorano, Muh. Syahril Aidil, Riku Ichimura, Muhammad Arham Darmawan
Cadangan: Rexy, Meru Kimura, Mohamad Rizki, Daud Kotulus, Karel Ridzald Iek
Head to head PSS Sleman, Persipura Jayapura dan Barito Putera
1. PSS Sleman vs Persipura Jayapura
21.02.26
CHA - PSS Sleman vs Persipura Jayapura: 2-0
24.01.26
CHA - Persipura Jayapura vs PSS Sleman: 1-1
01.11.25
CHA - PSS Sleman vs Persipura Jayapura: 0-0
*PSS Sleman unggul dua kemenangan, sekali imbang
2. PSS Sleman vs Barito Putera
11.04.26
CHA - Barito Putera vs PSS Sleman: 1-0
31.01.26
CHA - PSS Sleman vs Barito Putera: 0-0
08.11.25
CHA - Barito Putera vs PSS Sleman: 1-1
*Barito Putera unggul satu kemenangan, dua imbang
3. Persipura Jayapura vs Barito Putera
15.02.26
CHA - Persipura Jayapura vs Barito Putera: 4-1
17.01.26
CHA - Barito Putera vs Persipura Jayapura: 1-1
25.10.25
CHA - Persipura Jayapura vs Barito Putera: 1-0
*Persipura Jayapura unggul dua kemenangan, satu imbang
Barito Putera masih berpeluang untuk promosi ke Super League dari Championship 2025-2026.
Skenarionya tak hanya wajib menang mengatasi perlawanan, Persipal Palu.
Namun, Barito Putera juga harus menunggu dua pesaing lainnya, yakni PSS Sleman, dan Persipura Jayapura.
Kedua pesaing Barito Putera juga akan kick off di waktu yang sama.
PSS Sleman akan menghadapi PSIS Semarang, di Stadion Maguwoharjo.
Sedangkan, Persipura Jayapura melawan Persiku Kudus, di Stadion Lukas Enembe.
Klasemen Championship terbaru, PSS Sleman di puncak dengan 53 angka.
Jumlah itu sama dengan Persipura Jayapura di posisi runner up.
PSS di puncak karena unggul head to head.
Regulasi penentuan klasemen akhir memang dihitung berdasarkan head to head dari dua atau lebih antartim yang memiliki nilai sama.
Namun secara head to head, PSS Sleman kalah dengan Barito Putera.
Maka dari itu, skenario Laskar Antasari julukan Barito Putera menjaga asa promosi jika PSS Sleman kalah dari PSIS Semarang.
Jika itu terjadi maka Barito Putera akan menggusur PSS Sleman pada klasemen akhir.
Maka Barito Putera akan finish di posisi kedua, dan lolos babak playoff promosi melawan Adhyaksa FC.
Namun, jika PSS Sleman imbang atau menang dari PSIS Semarang, maka harapan Barito Putera tertutup.
Klasemen Championship 2025-2026
1. PSS Sleman: 26 | 50-19 | 53 poin
2. Persipura Jayapura: 26 | 42-17 | 53
3. Barito Putera: 26 | 33-15 | 50
4. Kendal Tornado FC: 26 | 42-21 | 47
5. Persela Lamongan: 26 | 34-21 | 41
6. Deltras FC: 26 | 37-32 | 39
7. Persiku Kudus: 26 | 35-39 | 27
8. PSIS Semarang: 26 | 22-47 | 23
9. Persiba Balikpapan: 26 | 22-40 | 19
10. Persipal Palu: 26 | 16-82 | 7
Jadwal Championship 2025-2026 Pekan 27
Minggu (03/05/2026) Pukul 15.30 WIB
- Barito Putera vs Persipal Palu
- Persipura Jayapura vs Persiku Kudus
- PSS Sleman vs PSIS Semarang
- Deltras FC vs Pekanbaru Balikpapan
- Tornado Pekanbaru vs Persela Lamongan
Pantau update skor dan saksikan siaran langsung live streaming Barito Putera vs Persipal Palu via link berikut:
LINK
UPDATE SKOR dan Klasemen
Profil PS Barito Putera
Berbasis di Kota Banjarmasin, klub ini memiliki identitas yang kuat dengan julukan Laskar Antasari, mengambil nama dari pahlawan nasional Pangeran Antasari.
1. Sejarah dan Fondasi
Didirikan pada 21 April 1988 oleh tokoh sepak bola legendaris Kalimantan, almarhum H. Abdussamad Sulaiman HB (akrab disapa Haji Leman). Barito Putera lahir di tengah semangat memajukan sepak bola daerah di kancah nasional.
Era Galatama. Di masa awal, Barito Putera merupakan salah satu kekuatan yang disegani di kompetisi Galatama.
Spirit Kekeluargaan. Sejak awal, klub ini dibangun dengan pondasi religiusitas dan kekeluargaan yang sangat kental, nilai-nilai yang tetap dijaga oleh keluarga besar Hasnur Group hingga saat ini.
2. Identitas Klub
Warna Kebesaran: Kuning (melambangkan kejayaan dan warna khas Banjar).
Stadion Utama: Stadion 17 Mei, Banjarmasin. Namun, untuk kompetisi Liga 1, mereka sering menggunakan Stadion Demang Lehman di Martapura sebagai markas alternatif.
Julukan: Laskar Antasari dan Bakantan Hamuk.
3. Prestasi dan Perjalanan Kompetisi
Barito Putera memiliki rekam jejak yang fluktuatif namun penuh daya juang:
Semifinalis Liga Indonesia 1994/1995: Salah satu pencapaian tertinggi di era penggabungan Perserikatan dan Galatama.
Juara Divisi Utama 2011/2012: Gelar ini menjadi tiket kembalinya Barito ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia (ISL/Liga 1) setelah sempat terdegradasi.
Eksistensi di Liga 1: Hingga musim terbaru, Barito Putera dikenal sebagai tim "kuda hitam" yang kerap menyulitkan tim-tim besar, terutama saat bermain di kandang sendiri.
4. Pembinaan Pemain Muda
Salah satu aspek paling menonjol dari Barito Putera adalah komitmen mereka terhadap Elite Pro Academy (EPA). Klub ini secara konsisten melahirkan talenta-talenta muda untuk Timnas Indonesia. Nama-nama seperti Bagas Kaffa adalah bukti keberhasilan regenerasi pemain yang dilakukan secara mandiri oleh manajemen klub.
5. Hubungan dengan Supporter
Klub ini didukung oleh basis masa yang loyal, terutama Barito Mania (Bartman). Loyalitas supporter ini menjadi "nyawa" bagi tim, terutama dalam menjaga semangat kedaerahan Kalimantan Selatan di peta sepak bola nasional yang didominasi klub-klub asal Jawa.
Secara teknis, Barito Putera sering mengandalkan perpaduan antara pemain lokal Banua yang militan dengan pemain asing berkualitas di lini serang dan tengah. Meskipun persaingan di Liga 1 semakin ketat, filosofi "Haram Menyerah, Waja Sampai Kaputing" (Berusaha sampai titik darah penghabisan) tetap menjadi identitas permainan mereka di lapangan.
(Tribunkalteng)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.