TRIBUNWOW.COM - Marc Klok dan Persib Bandung tegas bantah tuduhan Bhayangkara FC soal rasisme kepada Henry Doumbia, tuntut satu nama.

Dilansir TribunWow.com, buntut pasca laga panas Bhayangkara FC kontra Persib Bandung masih bergulir.

Di jeda babak pertama, kapten Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto terlihat melabrak kapten Persib Bandung, Marc Klok.

Pertikaian dan intrik terjadi antar keduanya yang saat itu berjalan ke locker room.

Baca juga: Beckham Putra Dinotice Bintang Manchester City seusai Bawa Persib Remontada, Bobotoh Kompak Ucap Ini

Bahkan, Federico Barba dan Andrew Jung juga terlihat emosi melihat Marc Klok dilabrak oleh Wahyu Subo Seto.

Sementara beberapa pemain Bhayangkara FC terlihat coba menenangkan Marc Klok.

Selepas laga, Bhayangkara FC beri klarifikasi terkait video keributan viral antara Marc Klok dan Wahyu Subo Seto.

Dalam rilisnya, Bhayangkara FC menyebut Marc Klok telah berkata rasis kepada Henry Doumbia.

Bhayangkara FC pun mengambil langkah tegas dengan melaporkannya kepada Match Commisioner (Match Com) yang bertugas di laga tersebut dan juga langsung bersurat kepada Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

"Terkait dengan beredarnya video perdebatan kapten Bhayangkara Presisi Lampung FC Wahyu Subo Seto yang tersebar luas di media sosial, manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC dinilai wajib meluruskan kejadian tersebut terjadi.

"Pada laga kandang Bhayangkara Presisi Lampung FC menjamu Persib Bandung di Stadion Sumpang Pemuda, Kampung, Kamis (30/4), diakui striker Bhayangkara Presisi Lampung FC, Henry Doumbia, jika dirinya menerima aksi rasis dari Marc Klok pada babak pertama.

Mendengar laporan yang disampaikan Henry, setelah peluit akhir babak pertama dibunyikan, Wahyu Subo Seto langsung mendatangi Marc Klok.

Sama-sama menuju ruang ganti, Wahyu Subo Seto mendatangi marc Klok dengan maksud mengonfirmasi ucapan rasis yang ditujukan kepada Henry Doumbia. Momen-momen perdebatan itu lah yang terekam dalam video-video viral di media sosial.

Terkait dengan aksi rasis yang diterima Henry Doumbia, selepas pertandingan, manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC langsung melaporkan aksi rasis Marc Klok kepada Match Commisioner (Match Com) yang bertugas di laga tersebut dan juga langsung bersurat kepada Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC, aksi rasis baik di dalam dan di luar sepak bola adalah hal yang tidak bisa diterima. Terima kasih," tutupnya dalam rilis yang diunggah pada Sabtu (2/5/2026).

Tak selang lama, Marc Klok dan Persib Bandung angkat bicara.

Marc Klok dan Persib Bandung dengan tegas membantah tuduhan tersebut.

Kapten Persib Bandung bahkan berujar, jika dirinya bukan mengatakan black melainkan back yang salah didengarkan oleh Henry Doumbia.

Rilis itu diunggah manajemen Persib Bandung pada Sabtu (2/5/2026).

"Saya dengan tegas membantah tuduhan rasisme yang ditujukan kepada saya. Penyebaran informasi yang tidak benar mengenai sesuatu yang tidak pernah terjadi merupakan hal yang tidak dapat diterima dan merugikan nama baik saya.

Sepanjang karier saya, saya telah berbagi ruang ganti dengan pemain dari berbagai latar belakang, budaya, dan kebangsaan.

Rasa hormat selalu menjadi nilai utama bagi saya, baik di dalam maupun di luar lapangan

Orang-orang yang mengenal soya, termasuk rekan setim, pelatih, dan orang-orang terdekat, mengetahui siapa saya dan nilai-nilai yang saya pegang

"Baik selama maupun setelah pertandingan, untuk memahami situasi yang terjadi serta mengklarifikasinya dengan sikap hormat dan tenang

"Henri Doumbia menahan bola alih-alih melanjutkan kick-off. Kami berusaha segera melanjutkan permainan untuk mengejar ketertinggalan

"Saya mengatakan dengan jelas kepadanya, 'Give me the ball back.' Kami kemudian membicarakan hal tersebut. la meminta maaf kepada saya karena sebelumnya mengira saya mengatakan kata 'black'," tulis Marc Klok.

Persib Bandung pun juga mengaku pasang badan dan siap membela Marc Klok jika memang hal ini akan diteruskan ke pihak berwenang.

"Menanggapi tuduhan tindakan rasisme yang diarahkan kepada pemain sekaligus kapten tim PERSIB, Marc Klok, dalam pertandingan melawan Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis, 30 April 2026, PERSIB menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

Sebagai klub sepakbola profesional, PERSIB berdiri tegak dalam menjunjung tinggi nilai integritas, sportivitas, dan penghormatan terhadap keberagaman. PERSIB tidak mentolerir segala bentuk tindakan rasisme dalam kondisi apa pun.

Pada saat yang sama, PERSIB juga memiliki tanggung jawab untuk melindungi setiap anggota timnya. Dalam konteks ini, kami menyatakan dukungan penuh kepada kapten tim kami, Marc Klok, yang telah menyampaikan secara tegas bahwa dirinya tidak pernah melakukan tindakan rasisme sebagaimana yang dituduhkan.

PERSIB menegaskan bahwa setiap tuduhan serius harus didasarkan pada fakta dan bukti yang jelas. Oleh karena itu, kami mendorong agar proses yang berjalan dilakukan secara objektif, transparan, dan adil oleh pihak yang berwenang.

Kami mengajak semua pihak untuk menahan diri, tidak berspekulasi, serta tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah demi menjaga kondusivitas kompetisi dan ekosistem sepak bola Indonesia.

Demikian pernyataan ini kami sampaikan," tulis Persib Bandung dalam rilis statementnya.

(TribunWow.com/Adi Manggala S)

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.