TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Realisasi investasi Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada triwulan pertama 2026 sebesar Rp353,9 miliar.
Angka tersebut berdasarkan keterangan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPMPTSP Kendari.
Kepala DPMPTSP Kendari, Ibram Agus Sakti, mengatakan, Rp353,9 miliar ini setara dengan 24 persen dari total target Rp1,45 triliun.
Nilainya naik sekira Rp104 miliar jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya di periode yang sama.
Pada triwulan pertama 2025, realisasi investasi mencapai Rp249,9 miliar dari total target Rp870,4 miliar.
Baca juga: Pembenahan Administrasi Pengembang Jadi Alasan Realisasi Investasi Kendari 2025 Minus 19 Persen
"Dari capaian ini, realisasi dari sektor PMDN atau Penanaman Modal Dalam Negeri memang paling banyak," katanya kepada TribunnewsSultra.com, Rabu (29/4/2026).
Ibram merincikan, dari Rp353,9 miliar tersebut, Rp248,2 miliar di antaranya berasal dari PMDN dan sisanya Rp105,6 dari Penanaman Modal Asing (PMA).
Lima sektor tertinggi dari PMDN yaitu perdagangan dan reparasi sebesar Rp120,4 miliar, pertambangan Rp47,1 miliar, serta hotel dan restoran Rp27,5 miliar.
Disusul dari sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran senilai Rp16 miliar, serta industri makanan Rp14,2 miliar.
Sedangkan PMA, empat investor teratas berasal dari negara Tiongkok, Jepang, Singapura, dan Hongkong.
Baca juga: 5 Daerah Penyumbang Realisasi Investasi Terbesar di Sulawesi Tenggara hingga September 2025
Sebaran sektornya antara lain perdagangan dan reparasi sebanyak Rp99,5 miliar, industri makanan Rp3 miliar, serta transportasi, gudang, dan telekomunikasi Rp2,4 miliar.
Selengkapnya sebaran investasi berdasarkan sektor baik dari PMDN maupun PMA di Kota Kendari selama Januari-Maret 2026.
- Perdagangan dan Reparasi Rp120,4 miliar
- Pertambangan Rp47,1 miliar
- Hotel dan Restoran Rp27,5 miliar
- Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran Rp16 miliar
- Industri makanan Rp14,2 miliar
- Konstruksi Rp7,7 miliar
- Transportasi, Gudang, dan Telekomunikasi Rp5,4 miliar
- Listrik, Gas, dan Air Rp3,7 miliar
- Jasa lainnya Rp3,1 miliar
- Perikanan Rp2,2 miliar
- Industri Kimia dan Farmasi Rp485,5 juta
- Industri Kertas dan Percetakan Rp9,2 juta
- Industri Mesin, Elektronik, Instrumen kedokteran, dan lainnya Rp2 juta
- Perdagangan dan Reparasi Rp99,5 miliar
- Industri Makanan Rp3 miliar
- Transportasi, Gudang, dan Telekomunikasi Rp2,4 miliar
- Jasa lainnya Rp282,5 juta
- Hotel dan Restoran Rp233,1 juta
- Pertambangan Rp40 juta
- Industri Kimia dan Farmasi Rp6,5 juta
Kantor DPM PTSP berada di Gedung Menara Kantor Balai Kota Kendari di Jalan Abdullah Silondae, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga. (*)
(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.