TRIBUNGORONTALO.COM — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,4 mengguncang wilayah barat daya Dompu, Selasa (29/4/2026).
Berdasarkan laporan BMKG, gempa terjadi pada pukul 15.14 WIB.
Pusat gempa berada di laut sekitar 84 kilometer barat daya Dompu dengan koordinat 9,22 Lintang Selatan dan 118,13 Bujur Timur.
Gempa tersebut berada pada kedalaman 56 kilometer.
BMKG melaporkan getaran gempa dirasakan dengan skala II Modified Mercalli Intensity (MMI) di Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, dan Kabupaten Bima.
Pada skala II MMI, getaran umumnya dirasakan oleh beberapa orang di dalam rumah dan benda ringan yang digantung tampak bergoyang.
Hingga kini belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.
Baca juga: Jalan Sepi di Bone Bolango Gorontalo Rawan, Polsek Fokus Patroli Malam Hari
Wilayah Nusa Tenggara Barat, termasuk Pulau Sumbawa dan sekitarnya, memang dikenal sebagai kawasan rawan gempa bumi karena berada di jalur pertemuan lempeng tektonik aktif.
Daerah ini dipengaruhi aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia di selatan Indonesia.
Selain itu, wilayah NTB juga dipengaruhi sejumlah patahan aktif yang dapat memicu aktivitas seismik sewaktu-waktu.
Secara umum, gempa dengan magnitudo 4,4 tergolong gempa ringan hingga sedang.
Namun dampak yang dirasakan masyarakat juga dipengaruhi oleh kedalaman pusat gempa.
Pada gempa ini, kedalaman mencapai 56 kilometer sehingga energi gempa cenderung menyebar lebih luas tetapi getarannya di permukaan relatif lebih lemah dibanding gempa dangkal.
Karena itu, gempa hanya dirasakan ringan di beberapa wilayah dan tidak menimbulkan kerusakan berarti.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan akibat getaran gempa dan memastikan kondisi rumah tetap aman sebelum kembali masuk ke dalam bangunan.
Saat terjadi gempa, masyarakat disarankan segera mencari tempat aman, menjauhi kaca dan benda yang mudah jatuh, serta melindungi kepala.
Jika berada di luar ruangan, warga dianjurkan menjauh dari tiang listrik, pohon besar, dan bangunan tinggi.
Sementara bagi masyarakat di wilayah pesisir, penting untuk tetap memantau informasi resmi terkait potensi tsunami meski gempa kali ini tidak berpotensi tsunami.
BMKG meminta masyarakat terus memantau perkembangan informasi melalui kanal resmi BMKG agar terhindar dari hoaks dan tetap waspada tanpa panik. (*)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.