TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta membuka peluang adanya penambahan 5.000 personel petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno bilang, penambahan tersebut nantinya akan dilakukan secara bertahap.
Rano menyebut, beban kerja Satpol PP saat ini sudah cukup berat seiring meningkatnya aktivitas dan program di Jakarta.
Karena itu, penambahan personel dinilai sebagai sebuah kebutuhan.
“Maaf, saya tidak bilang kerjanya berlebih, tapi memang agak ekstra. Tentu kesehatan menjadi prioritas,” ucapnya dikutip Sabtu (25/4/2026).
Beban ekstra ini berdampak pada kesehatan para petugas di lapangan, sebanyak 35 petugas Satpol PP DKI Jakarta dilaporkan meninggal dunia dalam setahun terakhir.
Pemeran Doel dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan ini pun menyetujui penambahan ribuan petugas Satpol PP.
“Kalau Satpol PP minta 5.000, mungkin saja,” ujarnya.
Meski butuh tambahan petugas, namun proses rekrutmen tidak akan dilakukan serentak seperti saat proses pembukaan lowongan bagi petugas damkar dan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) pada tahun lalu.
“Tapi akan bertahap,” kata Doel.
Tak cuma soal kurangnya jumlah personel, Doel juga menyoroti minimnya fasilitas yang dimiliki Satpol PP DKI Jakarta.
Salah satunya ialah ketiadaan markas komando (mako) yang memadai dari instansi tersebut.
Instansi tersebut saat ini tercatat hanya memiliki sebuah mako kecil di daerah Kebon Sirih yang dinilai Rano jauh dari kata ideal.
“Kalau polisi tidak punya Polda kan aneh. Sama, kalau Satpol PP tidak punya mako, itu juga aneh,” kata Rano Karno.
Baca juga: Awal Mula Terungkapnya Kekejaman Daycare Little Aresha Yogyakarta, Mantan Karyawan Jadi Pahlawan
Baca juga: Pengedar Sabu dan Obat Keras Ditangkap di Pademangan, Polisi Sita Ratusan Butir Tramadol dan Eximer
Baca juga: BOCORAN Rumor Transfer: Wonderkid Persija Dibidik Tim Besar Polandia, Pelatih Brasil Sampai Kagum
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.