SURYA.CO.ID SURABAYA — Pemkot Surabaya membuka seleksi terbuka (open bidding) untuk mengisi lima Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang saat ini masih kosong. Masing-masing dijabat oleh pelaksana tugas (Plt). 

Adapun lima jabatan yang dibuka meliputi Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Direktur RSUD Bhakti Dharma Husada, serta Direktur RSUD dr. Mohammad Soewandhie.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya Lilik Arijanto menyampaikan, pengisian jabatan ini dilakukan melalui sistem manajemen talenta.

Terbuka bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Surabaya, calon pejabat yang memenuhi persyaratan bisa mendaftar.

"Kami buka seleksi terbuka agar segera terisi pejabat definitif yang sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi,” ujar Sekda Kota Surabaya dikonfirmasi di Surabaya. 

Baca juga: Lowongan Direksi KBS Resmi Dibuka Lagi, Pemkot Surabaya Cari Profesional Berintegritas

Persyaratan Pelamar 

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi pelamar. Di antaranya berstatus PNS Pemkot Surabaya dan masuk dalam box manajemen talenta, memiliki kualifikasi pendidikan minimal sarjana atau D-IV, serta menguasai kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural sesuai standar jabatan.

Selain itu, pelamar harus pernah atau sedang menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat dua tahun.

Kandidat juga diwajibkan memiliki rekam jejak jabatan yang baik, berintegritas, serta memiliki pangkat minimal Pembina (IV/a).

“Peserta tidak boleh pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang atau berat, tidak sedang dalam proses pemeriksaan pelanggaran, dan tidak tersangkut perkara pidana. Mereka juga wajib melaporkan SPT tahunan serta memiliki penilaian kinerja minimal baik dalam dua tahun terakhir,” jelasnya.

Tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, penelusuran rekam jejak, hingga uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Baca juga: Lowongan Dewan Pendidikan Surabaya 2026-2030 Resmi Dibuka, Cek Syaratnya di Sini

Pada tahap akhir, peserta diminta menyusun makalah serta memaparkan visi, misi, dan target kinerja perangkat daerah yang dilamar.

Proses pelantikan pejabat baru sebenarnya belum lama dilakukan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi baru saja melantik tujuh pejabat eselon II atau JPT Pratama serta 71 pejabat eselon III dan IV, yang berlangsung di Graha Sawunggaling, Kamis (2/4/2026) lalu.

Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan bahwa pejabat yang terpilih harus siap bekerja dengan sistem evaluasi berbasis kinerja.

"Pejabat yang terpilih wajib menandatangani kontrak kinerja. Targetnya jelas dan terukur. Jika tidak tercapai, maka harus siap untuk diganti,” tegas Eri.

Menurutnya, mekanisme ini menjadi bagian dari upaya memperkuat reformasi birokrasi di lingkungan Pemkot Surabaya. Ia ingin memastikan setiap pejabat memiliki tanggung jawab penuh terhadap capaian kinerja dan pelayanan publik.

“Tidak boleh ada zona nyaman. Semua harus bekerja dengan target yang jelas demi kepentingan masyarakat,” kata Wali Kota Eri yang pernah menjadi ASN Pemkot Surabaya ini.

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.