SURYA.CO.ID, LUMAJANG – Kabupaten Lumajang menjadi destinasi paling diminati wisatawan mancanegara di Jawa Timur (Jatim), selama libur Lebaran 2026.

Data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur mencatat, sebanyak 22,09 ribu wisatawan asing berkunjung ke Jawa Timur dalam periode 14 Maret hingga 5 April 2026. Lumajang menempati posisi teratas, disusul Surabaya, Malang, Banyuwangi, dan Bondowoso.

Destinasi Unggulan Lumajang

Bahkan, dua destinasi unggulan Lumajang menduduki peringkat teratas kunjungan wisatawan asing di Jawa Timur, yakni Air Terjun Tumpak Sewu dan Teras Semeru di Kecamatan Pronojiwo.

Kedua destinasi tersebut, mengungguli Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dan Kawah Ijen yang berada di posisi ketiga dan keempat.

Kontribusi pada Ekonomi Lokal

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menilai capaian ini menunjukkan pembangunan sektor pariwisata berjalan efektif dan berdampak langsung pada masyarakat.

"Pariwisata tidak berdiri sendiri. Ia terhubung langsung dengan ekonomi masyarakat, terutama sektor usaha kecil dan layanan lokal," ujar Bunda Indah kepada SURYA.co.id, Kamis (23/4/2026).

Menurutnya, sektor pariwisata menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat secara luas.

Data Kunjungan Wisatawan

Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang:

  • Tumpak Sewu dikunjungi 3.558 wisatawan mancanegara (14–31 Maret 2026)
  • Teras Semeru dikunjungi 1.271 wisatawan asing selama libur Lebaran

Angka tersebut, menunjukkan tingginya minat wisatawan terhadap destinasi berbasis alam.

Fokus Jaga Alam dan Pengalaman Wisata

Pemkab Lumajang berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan sebagai daya tarik utama.

"Daya tarik utama kami ada pada kekuatan lanskap alam. Tugas kita adalah menjaga kualitas pengalaman agar tetap konsisten," beber Bunda Indah.

Ia menegaskan, pengelolaan wisata tidak boleh merusak lingkungan demi mencegah risiko bencana di masa depan.

Perbaikan Akses Jadi Kunci

Kepala Bagian Ekonomi Pemkab Lumajang, Bonni Momenta, menilai pengembangan wisata harus dibarengi peningkatan infrastruktur.

"Perlu pengemasan lebih baik, jalan-jalan juga perlu diperbaiki ke arah sana," tambahnya.

Menurut Bonni, akses jalan yang baik akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

"Wisata itu dapat ditularkan dari mulut ke mulut, terutama wisatawan domestik. Kalau wisatawan mancanegara itu perlu promo," paparnya.

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.