Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Ancaman kekeringan panjang mulai diantisipasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Madura, seiring prediksi fenomena El Nino yang berpotensi melanda wilayah Jawa Timur.

Sebagai langkah awal mitigasi, BPBD Sampang telah menyebarkan surat edaran ke seluruh kecamatan untuk melakukan pendataan wilayah yang rawan mengalami krisis air bersih.

Kepala Pelaksana BPBD Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman, mengatakan, pendataan tersebut penting sebagai dasar penanganan dini.

"Kami minta kecamatan mendata titik-titik rawan kekeringan," ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Puncak Musim Kemarau

Dijelaskan, berdasarkan perkiraan, puncak musim kemarau di Jawa Timur diprediksi terjadi pada Agustus hingga September 2026 mendatang, periode yang kerap memicu krisis air di sejumlah wilayah.

Selain itu, BPBD juga terus memantau perkembangan cuaca dengan mengacu pada data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna memastikan kesiapan langkah penanganan.

"Langkah ini diharapkan bisa meminimalisir dampak kekeringan di Sampang," pungkasnya.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Terjang Bangkalan, Plafon Rumah Warga Rontok Tersambar Petir

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.