TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi naik mulai, Sabtu 18 April 2026. 

Berdasarkan data resmi dari laman Pertamina, kenaikan signifikan terjadi pada jenis bahan bakar kelas atas.

Baca juga: BBM Naik! Cek Daftar Harga Terbaru Pertamax Turbo dan Dexlite per 18 April 2026

Dua hari BBM naik, Wartawan Tribun Sorong Petrus Boli Lamak turun ke sejumlah SPBU pantau antrean.

Tepat Senin 20 April 2026, saya turun ke SPBU Sorpus, Jalan Ahmad Yani, Kota Sorong, Papua Barat Daya tepatnya depan RS Pertamina.

Baca juga: Kuasa Hukum Ungkap Aliran Dana BBM Ilegal ke Oknum Perwira Polisi di Papua Barat Daya

Saya mengendarai kendaraan roda dua masuk pintu SPBU sekira pukul 14.30 WIT.

Dari pinggir jalan protokoler, SPBU tampak sepih.

Di jalur pengisian BBM khusus kendaraan roda dua hanya 5 sampai 10 motor terlihat antre.

Kemudian di tempat BBM subsidi khusus mobil juga hanya 5-7 kendaraan truk mengantre.

Jalur pengisian BBM non-subsidi seperti Petramax nyaris tak ada kendaraan.

Hanya satu atau dua mobil terlihat masuk mengisi BBM jenis itu.

Baca juga: Pemprov Papua Barat Daya Perketat Pengawasan BBM demi Penyaluran Tepat Sasaran

Selanjutnya, saya menuju SPBU Hansen, waktu sudah menunjukan pukul 15.00 WIT.

Di SPBU ini juga tampak sepih, hanya da dua sampai tiga kendaraan truk mengisi BBM subsidi.

Antrean sedikit Panjang ada pada jalur pengisian BBM Pertalite untuk kendaraan roda dua.

Baca juga: BBM Batal Naik, Penjual Nasi Kuning di Sorong Masih Waswas Harga Sembako Melejit

Sekira 10-20 kendaraan roda dua tampak mengantre di SPBU itu.

Salah seorang pengendara motor bernama Felix mengatakan, ia antre BBM hanya 20 menit.

“Ada dengar BBM naik, tapi syukur tidak ada antrean sehingga kami bisa aktifitas normal,” katanya.

“Biasanya antrean bisa sampe sejam baru dapat BBM, kalau terlalu lama kami terpaksa beli eceran.”

Usai memantau di SPBU Hansen, saya selanjutnya menuju ke Malanu.

Saya sempat berjumpa dan berdialog dengan penjual BBM eceran di sekitar Malanu Kampung.

Rata-rata BBM eceran dijual harga Rp20.000 untuk satu botol dan setengah dijual Rp10.000.

Harga ini sudah berlaku sejak BBM non-subsidi belum diumumkan naik. (tribunsorong.com/petrus bolly lamak)

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.