DOK-TRIBUNJAKARTA.COM


Kolase unggahan akun Instagram Firman Utina terhadap aksi pelatih kiper Bhayangkara FC U-20, Ferdiansyah.

SUPERBALL.ID - Asisten pelatih sekaligus Direktur Akademi Dewa United, Firman Utina, skakmat pelatih kiper Bhayangkara FC yang terlibat aksi tendangan kungfu. 

Ajang Elite Pro Academy (EPA) digegerkan aksi kungfu Fadly Alberto, pemain Timnas U-19 Indonesia yang bermain untuk Bhayangkara FC.

Dalam video yang beredar di media sosial, Fadly Alberto menerjang bagian kepala belakang Rakha Nurcolis menggunakan kakinya. 

Insiden ini tak berhenti sampai di situ, tiga pemain Bhayangkara terlibat, termasuk Ahmad Catur Praseyo Aji dan Aqilah Lissunnah Aljundi.

Mereka turut melancarkan aksi brutal dengan melakukan tekel keras terhadap pemain Dewa United, namun aksi brutal itu tak hanya dilakukan pemain. 

Salah satu staf pelatih Bhayangkara FC turut ambil bagian dalam keributan, dia adalah Ferdiansyah, sosok yang berstatus sebagai pelatih kiper. 

Ferdiansyah tertangkap kamera saat diduga melakukan tindak kekerasan terhadap pemain muda Dewa United, tak pelak aksinya itu panen kritik. 

Kritik keras dilayangkan kepada Ferdiansyah, salah satunya datang dari eks kapten Timnas Indonesia, Firman Utina. 

Melalui akun Instagram pribadi, Firman mengunggah detik-detik Ferdiansyah berada dalam keributan, sindiran menohok pun dilontarkan eks pemain Persib Bandung itu.

Firman menyebut sikap Ferdiansyah adalah perbuatan preman dan sama sekali tidak mencerminkan seorang pelatih. 

Firman menyebut tindakan Ferdiansyah hasil dari tidak belajar saat kursus pelatih dan malah memilih tidur.

"Kamu itu pelatih bukan preman, makanya kursus jangan tidur supaya belajar sama-sama."

"Ini bukan jaman lo, main nanti kita bakal ketemu ya coach," tulis Firman Utina. 

Selain itu, Firman juga mendoakan para pemainnya yang menjadi korban kebrutalan Fadly Alberto dkk agar segera pulih mentalnya. 

"Anak-anak baik, lekas membaik Raka," tulis Firman Utina lagi. 

Rakha Nurcholis merupakan pemain Dewa United U-20 yang menjadi sasaran tendangan kungfu dari Fadly Alberto. 

Peristiwa tersebut terjadi di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (19/4/2026). 

Dewa United U-20 berhasil meraih kemenangan tipis atas Bhayangkara FC U-20 dengan skor 2-1, situasi memanas usai pertandingan. 

Dalam video yang beredar, situasi sudah dalam keributan antarkedua kubu, lalu muncul satu pemain yang berlari dan terbang sambil menjulurkan kakinya ke arah pemain lain. 

Dan diketahui pemain yang melakukan tendangan adalah Fadly Alberto, sedangkan yang menjadi target adalah Rakha Nurcholis. 

Keributan yang terjadi sebenarnya melibatkan beberapa pemain Bhayangkara FC lainnya, tapi aksi Fadly Alberto-lah yang paling mendapat sorotan. 

Jika melihat riwayat sanksi atas kejadian serupa, Fadly Alberto terancam sanksi seumur hidup larangan beraktivitas di sepak bola. 

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.