Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pelatih Persiraja Banda Aceh, Jaya Hartono, mengungkap peluang timnya untuk menatap promosi Liga 1 musim depan semakin kecil.
Bahkan tiga laga sisa yang akan dilakoni Laskar Rencong belum tentu cukup mengantar tim kebanggaan rakyat Aceh ini ke puncak klasemen.
Hal itu diakui oleh Pelatih Jaya Hartono pada konferensi pers jelang laga melawan Garudayaksa, di Stadion H. Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Minggu (18/4/2026).
“Kalau kita lihat peluang untuk di peringkat satu, dua, tiga, memang cukup kecil.
Tapi di tiga pertandingan ke depan ini kami akan bisa memaksimalkan meraih poin,” kata Jaya Hartono.
Secara matematis, saat ini Persiraja berada di posisi kelima klasemen sementara, dengan total 37 poin.
Baca juga: Goal Injury Time Adhyaksa FC Buat Persiraja Gagal Memetik Poin
Sedangkan empat pesaing di atasnya yakni Adhyaksa FC yang berada di puncak klasemen sudah mengumpulkan 47 poin. Di susul Garudayaksa 45 poin, Bekasi City FC 41 poin, dan Sumsel United 39 poin.
Artinya, jika pun Persiraja berhasil menyapu bersih tiga kemenangan di laga sisa, maka skuad Lantak Laju hanya mengumpulkan 46 poin dan berada di peringkat kedua klasemen.
Tapi dengan syarat tiga tim di atasnya tidak meraih kemenangan lagi dalam laga sisa yang dimiliki.
Sebab, tim yang berhak mendapatkan tiket lolos ke Liga 1 musim depan adalah tim peringkat 1 klasemen akhir dari Grup 1 dan Grup 2.
Sementara satu tiket tersisa akan diperebutkan oleh tim yang melaju ke babak play off, yakni tim peringkat 2 dari kedua grup.
“Intinya sangat tergantung pada nasib tim lawan) ya betul,” ujar Jaya.
Sebagaimana diketahui, Persiraja Banda Aceh bakal menjamu Garudayaksa dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026, di Stadion H. Dimurthala Lampineung, pada Minggu (19/4/2026) malam.
Laga tersebut menjadi ujian berat bagi Persiraja lantaran sejumlah pemain kunci Laskar Rencong, seperti Omid Popalzay, Fava Shefa, dan Risna Prahalabenta, tidak bisa diturunkan akibat akumulasi kartu. Selain itu, dua pemain lainnya yakni Fitra Ridwan dan Almuzanni juga sedang dalam kondisi kurang fit.
“Jadi kami dari mulai melawan Depok kemarin itu pemain kami tidak pernah komplit, tidak pernah tim yang sebelumnya terjaga dari mulai Depok itu pemain kami selalu pincang,” ujarnya.
Kendati dilanda berbagai tantangan, Jaya tetap optimis timnya bakal meraih hasil terbaik dan bisa finish di posisi di peringkat kedua klasemen nantinya.
“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga marwah dari Persiraja Banda Aceh. Kita akan fight untuk meraih tiga poin di sini.
Yang pasti Juan Mera siap untuk diturunkan, Connor juga untuk besok siap diturunkan. Tapi Omid dipastikan tidak bisa,” tegasnya.
Jaya menambahkan, untuk dua pemainnya yang sedang kurang sehat, tim pelatih akan menunggu perkembangan lebih lanjut hingga besok pagi.
“Karena cuaca di sini memang cukup panas, hujan, ini mungkin membuat kondisi pemain sedikit tidak baik.
Dua pemain ini demam, udah-mudahan malam ini ada perubahan, khususnya buat Fitra dan Almuzanni,” ungkapnya.
Sementara itu, Garudayaksa yang datang sebagai tim tamu membawa ambisi lebih untuk mencuri tiga poin dari Persiraja Banda Aceh. Bahkan, Pelatih Widodo Cahyono Putro, sudah menekankan kepada semua anak asuhnya untuk menganggap laga tersisa adalah pertadingan final.
“Jadi bagi kami setiap sisa pertandingan ini adalah final, tidak ada cerita lain, tidak ada yang main-main lagi.
Setiap pemain berusaha untuk menampilkan permainan maksimal,” kata Widodo.
Meski secara peringkat Garudayaksa lebih unggul, Widodo telah memerintahkan para pemainnya untuk tetap mewaspadai para punggawa Laskar Rencong. Apalagi, dalam dua pertandingan terakhir Persiraja dinilai cukup produktif dalam mencetak gol.
“Dua pertandingan terakhir mereka bisa cetak lima gol. Meskipun mungkin kemarin terakhir kurang beruntung di menit-menit terakhir.
Ini yang harus kita waspadai, siapapun yang masuk ke wilayah pertahanan kita perlu mewaspadai semua pemain,” ungkapnya.
“Terutama mungkin Fitra Ridwan, karena Fitra ini salah satu pemain kunci kemenangan dari setiap pertandingan Persiraja.
Dia bisa menguasai bola dan dia bisa long last shooting. Tapi tidak hanya Fitra Ridwan saja, tapi semua pemain,” lanjutnya. (*)
Baca juga: Hari Minggu Ini, Persiraja Jamu Garudayaksa di Lampineung, Tiket Segera Dibuka
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.